hitcounter
Wednesday , April 17 2024

Hadirkan Bisnis Data Center Kelas Dunia, Indosat Ooredoo Hutchison – Lintasarta – BDx Indonesia Patungan Rp 4,4 Triliun

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengumumkan penyelesaian kesepakatan joint venture dengan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) dan kedua belah pihak juga menggandeng BDX Asia Data Center Holdings Pte. Ltd. (BDx) untuk menggarap bisnis data center. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, ketiga pihak sepakat untuk mendirikan perusahaan dan bisnis data center hyperscale di Indonesia dengan nama PT Starone Mitra Telekomunikasi (BDx Indonesia).

Bicara modal, BDx Indonesia dibangun secara patungan dengan total nilai Rp4,4 triliun. Nantinya, perusahaan patungan ini diproyeksikan untuk menciptakan bisnis data center kelas dunia dan menjawab permintaan yang terus meningkat akan data center berstandar global di Indonesia.

Sekadar informasi, investasi ketiga pihak ke dalam perusahaan joint venture merupakan salah satu investasi asing terbesar di sektor data center Indonesia. Joint venture ini sekaligus menyatukan kemampuan telekomunikasi digital IOH, portofolio pemenang penghargaan dan pengalaman luas sebagai pelaku ICT milik Lintasarta, serta keahlian konektivitas dan data center terbaik di kelasnya secara global dari BDx.

BDx Indonesia berencana menjadi penyedia layanan cloud dan data center hyperscale terbaik di Indonesia dengan rencana belanja modal Rp 9 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Selain melakukan berbagai peningkatan pada data center yang ada untuk menambah kinerja dan efisiensi, BDx Indonesia telah mengidentifikasi lokasi untuk perluasan greenfield. Upaya pertumbuhan gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan total kapasitas IT perusahaan di Indonesia dari 7 MW menjadi lebih dari 70 MW.

BDx Indonesia memiliki posisi yang baik untuk menjadi salah satu platform data center terbesar di Asia dan juga akan memimpin dalam mendorong praktik berkelanjutan dalam industri data center di Indonesia. FTI Capital Advisors bertindak sebagai penasihat keuangan untuk IOH dalam transaksi ini.

“Kami berharap dapat bekerja sama secara erat dengan Lintasarta, dan BDx untuk meningkatkan bisnis data center ke tingkat berikutnya dengan memperkuat penawaran layanan, memperluas cakupan, dan pada akhirnya meningkatkan pengalaman pelanggan,” ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison di Jakarta, Jumat (3/6/2022).

Vikram menjelaskan, usaha patungan ini punya peluang besar untuk cepat tumbuh menjadi pemain terdepan di negara ini, terutama di pasar hyperscale yang belum terlayani. “Kami menempatkan bisnis keberlanjutan sebagai fokus prioritas, dengan efisiensi yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah. Keterlibatan kami dalam keberhasilan penutupan kesepakatan ini menandai tonggak penting dalam perjalanan kami untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia,” imbuhnya.

Arya Damar, Presiden Direktur Lintasarta mengatakan, pihaknya antusias untuk memulai kolaborasi dengan IOH dan BDx. “Kemitraan ini akan memperkuat posisi kami sebagai pemimpin industri dan mendorong kemajuan signifikan dalam sektor data center di Indonesia, menempatkan bangsa ini dengan baik dan benar sebagai pasar dengan pertumbuhan tinggi,” papar Arya.

Sedangkan bagi BDx, kolaborasi ini bisa mempercepat perusahaan untuk memaksimalkan potensi bisnis data center yang diproyeksikan akan menjadi ‘jantung’ bisnis di masa depan.

“Kami menyadari peluang luar biasa yang ada di pasar utama Asia-Pasifik ini dan dengan senang hati bermitra dengan IOH dan Lintasarta untuk menghadirkan pusat data dan layanan cloud terbaik di kelasnya ke Indonesia,” tutup Braham Singh, CEO BDx.

About Pasha

Check Also

Resmi Rilis di Indonesia, Bose Ultra Open Earbuds Dibanderol 4 Jutaan

Jakarta, Vakansi – Earbuds revolusioner yang ditunggu-tunggu para penikmat audio, Bose Ultra Open Earbuds, hari …

Leave a Reply