hitcounter
Sunday , April 11 2021

GeNose C19 Inovasi Indonesia untuk Pemulihan Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Sebagai bagian dari upaya revitalisasi sektor pariwisata, protokol kesehatan tetap menjadi prioritas, namun pada waktu yang sama harus dilakukan pula langkah-langkah pemulihan lainnya

Hal itu diungkapkan, Bambang PS Brodjonegoro, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) menghadiri Hybrid Launching Genose C19 ‘Inovasi Indonesia untuk Kepariwisataan Indonesia’ di Hotel Raffles Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Betapa powerfull-nya GeNose ini untuk memulihkan sektor pariwisata dan memulihkan mobilitas, tidak hanya berbicara pariwisata namun intinya mobilitas masyarakat. Idealnya GeNose ditempatkan selain di tempat wisata dan pabrik, belum lagi Gedung perkantoran dan tempat umum seperti pasar, mall. Mobilitas orang tentunya tetap harus mengikuti protokol kesehatan, tetapi GeNose harapannya dapat membantu mobilitas yang mengikuti protokol kesehatan ini bisa lebih bergerak, memulai upaya pemulihan ekonomi. Istilahnya adalah upaya kecil untuk sesuatu yang besar, kita butuh sesuatu untuk pemulihan ekonomi,” jelas Bambang.

Lanjut Bambang, ke depannya GeNose C19 sebagai produk dan inovasi Indonesia dapat menjadi dan memenuhi standar global sehingga dapat menembus pasar ekspor. Menteri Bambang juga mengapresiasi Accor yang akan menggunakan GeNose C19 di lingkungan hotel di bawah manajemennya dan mendukung inovasi anak bangsa.

“Apresiasi dan terima kasih kepada Accor Group yang akan menggunakan GeNose pada semua hotel yang manajamennya di bawah Accor Group di seluruh Indonesia. Mudahmudahan Mr Garth Simmons dan seluruh Top Management Accor, tidak hanya di Asia Pasifik tapi juga diberbagai belahan dunia bisa melihat GeNose dapat membantu upaya pemulihan sektor pariwisata dari Covid-19,” terang Bambang.

Chairman of Indonesia Tourism Forum Sapta Nirwandar, menyambut baik adanya GeNose C19 dan memastikan insan pariwisata siap mendukung serta mempromosikan atas produk inovasi Indonesia. “Nantinya akan ditandatangani nota dukungan secara nyata dan konkret, kita bangga produk Indonesia, kita gunakan, kita juga harap mampu menjadi produk yang diekspor, kita sukseskan ini menjadi inovasi Indonesia,” ujar Sapta.

Garth Simmons, Chief Executive Officer, Accor Southeast Asia, Japan and South Korea mendukung segala langkah nyata Pemerintah Indonesia dalam upayanya memulihkan bidang perekonomian khususnya sektor pariwisata. “Segala upaya kita lakukan untuk mendukung Pemerintah Indonesia dalam kebijakannya menjaga sektor pariwisata,” ucap Garth Simmons.

Kepala Pustlitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Vivi Setiawaty menyampaikan pemanfaatan GeNose C19 pada sektor pariwisata tetap memperhatikan keamanan, aspek penting yang wajib diprioritaskan adalah standart hygiene bagi masyarakat, petugas pemeriksa, dan lingkungan.

“Penggunaan GeNose C19 di lapangan tentu harus memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan 3M. Kami berharap dengan penegakan standar kewaspadaan dan disiplin dari penyelenggara pariwisata dalam skrining wisatawan akan memberikan nilai dan daya ungkit untuk bangkitnya industri pariwisata di Indonesia. Wisatawan yang datang terjamin kesehatannya, dan kembalinya pun sehat,” ungkap Vivi Setiawaty.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menjelaskan yang paling penting selain kegunaan GeNose C19 dalam tes skrining mendukung kembalinya geliat pariwisata adalah terkait BBI (Bangga Buatan Indonesia). “Hal ini menunjukan bahwa kita juga bisa memakai produk kita, kami lihat juga bisa dipakai di luar negeri dan saya pikir ini potensi ekspor. Kami di Kementerian Perdagangan mendukung, kebetulan kami ada Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, dimana produkproduk itu kita identifikasi dilihat mana yang bisa dan mempunyai demand yang cukup tinggi,” tutur Jerry.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menyebutkan dalam upaya pembukaan sektor pariwisata di masa pandemi, Kemenparekraf akan berupaya menerapkan metode skrining melalui GeNose C19 di sektor pariwisata secara masif di berbagai destinasi dan fasilitas penunjang pariwisata di Indonesia.

“Penandatanganan Nota Dukungan pada hari ini menunjukan langkah awal komitmen seluruh stakeholder pariwisata untuk mewujudkan hal tersebut. Semoga adanya GeNose C19 dapat membantu mengakselerasi pemulihan sektor pariwisata di masa pandemi serta meningkatkan citra Indonesia di mata dunia,” papar Angela.

Sebagai bukti nyata juga dilakukan simbolis serah terima GeNose C19 dari Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN kepada Adi Satria selaku Senior Vice President Operations and Government Relations, Accor Indonesia and Malaysia. Accor Indonesia dalam hal ini telah memesan 100 unit GeNose C19.

About Pasha

Check Also

Sandiaga Formulasikan Peta Perjalanan Kawasan Joglosemar

Formula peta perjalanan atau _travel pattern_ bagi wisatawan guna meningkatkan kualitas pariwisata baik bagi wisatawan …

Leave a Reply