hitcounter
Wednesday , April 17 2024
Gaji sektor pariwisata Asia meningkat
Foto: blackenterprise.com

Gaji Sektor Pariwisata Asia Meningkat

Menurut sebuah penelitian, gaji sektor pariwisata Asia mulai meningkat, tapi laki-laki masih mendapatkan gaji yang lebih tinggi daripada perempuan. Penelitian bertajuk 2016 Travel and Hospitality Industry Salary & Employment Trends Report yang dilakukan oleh ACI HR Solutions menunjukkan bahwa 77 persen responden dari industri pariwisata menerima peningkatan gaji dalam 12 bulan terakhir, dan hampir setengah (44 persen) perusahaan mengatakan bahwa mereka akan menambah jumlah karyawannya pada 2016.

Namun, kesenjangan gender masih terjadi di regional Asia ini, di mana para responden laki-laki menerima rata-rata gaji 55 persen lebih tinggi daripada perempuan.

“Seperti survei yang kami lakukan sejak 2012 mengenai gaji sektor pariwisata, persoalan gaji masih menjadi faktor utama bagi para kandidat,” ujar Andrew Chan, CEO dan Pendiri ACI HR Solutions. “Sekitar 41 persen responden menyatakan bahwa mereka ingin ada kenaikan gaji sebesar 11-22 persen ketika akan berganti pekerjaan.”

“Namun, jenjang karir juga dianggap sangat penting bagi para responden, di mana sekitar 69 persen menyatakan bahwa jenjang karir sangatlah penting, dan hanya lima persen responden yang menyatakan bahwa jenjang karir tidak penting,” ujar Chan.

Selain itu, hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa 30 persen responden merasa prospek karir mereka dengan perusahaan yang sekarang adalah buruk atau nol, dibanding 26 persen pada survei tahun lalu. Persentase tersebut terus meningkat sejak tiga tahun terakhir.

Yang juga perlu mendapat perhatian lebih bagi para perusahaan adalah sekitar 47 persen responden menyatakan akan mengganti karyawannya pada 2016, bahkan ada 12 persen responden yang menyatakan akan pindah kerja ke industri lain.

Bagi para wanita pekerja di industri pariwisata, kesenjangan gaji antara mereka dengan laki-laki meningkat dari 48 persen pada 2015 menjadi 55 persen pada 2016. Ini merupakan angka rata-rata, dan bisa terkait dengan jumlah karyawan laki-laki di posisi atas dibandingkan perempuan.

Survei ini dilakukan pada Januari 2016 yang melibatkan lebih dari 700 responden dari sembilan negara Asia Pasifik. Para responden tersebut ada yang memiliki jabatan CEO, managing director, general manager, manajer menengah, hingga staf. Proporsi responden terbesar ada di Singapura, diikuti oleh Hong Kong, Cina, dan Malaysia.

Jumlah rata-rata gaji sektor pariwisata tertinggi ada di negara Makau dan Hong Kong, sementara Indonesia merupakan negara dengan gaji sektor pariwisata yang terendah.

Festival Legu Gam Ternate Dimajukan

About admin

Check Also

Perputaran Ekonomi Saat Momen Libur Lebaran 2024 Diproyeksikan Mencapai Rp276,11 Triliun

Jakarta, Vakansi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memproyeksikan perputaran …

Leave a Reply