hitcounter
Thursday , January 27 2022

Era Berkolaborasi Saatnya Untuk Gabung di Komunitas

Survive di masa pandemi yakni dengan terus mengassah kemampuan di abad 21. Mampu bertahan di masa yang tidak nyaman seperti di masa pandemi. Banyak permasalahan terjadi, tentunya ketika kita berpikir mencari jalan keluarnya mungkin kita dapat usaha baru atau bisa lebih produktif di masa pandemi.

Diyana Mareta Hermawati anggota Penjaga Pintu Bahasa mengatakan, jika ada yang senang menulis ketika di masa pandemi lebih dapat produktif dengan menulis berbagai tema. Misalnya, banyak permasalahan di lingkungan kita dapat dituliskan ke blog atau status di media sosial. Bisa juga kirim ke media massa, tidak jarang kita bisa mendapat rezeki dari sana.

“Kita bisa berbagi bakat ke orang-orang, kita dapat mengasah kemampuan kreatif dan inovatif dengan membantu pembuatan jasa penulisan caption, copywriting pada para pelaku usaha. Atau coba berjualan barang milik orang lain, kita hanya perlu posting dengan pemiliha. Kata-kata yang sesuai sehingga dapat menarik minat konsumen,” ungkapnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (02/12/2021).

Semua kini dapat diusahakan, media digital dapat menjadi sarana untuk berkolaborasi dengan siapapun. Mengikuti komunitas atau organisasi yang sesuai dengan minat.

Diyana bercerita mengenai komunitas Pintu Bahasa, awalnya dia tertarik dengan bahasa juga sastra namun ilmu sedikit dapat mulai mencari di komunitas di media sosial dan akhirnya bertemu Pintu Bahasa. Di komunitas ini dia mengaku, kemampuan komunikasinya terasah, apa yang selama ini dia cari dan minat, dia dapatkan emya di komunitas ini. Pesannya, apapun yang menjadi passion kita coba untuk menggunakan media digital sebagai sarana.

“Coba cari di Facebook atau Instagram komunitas yang sesuai dengan minat kita mulai masuk dan berbagi dengan para anggotanya. Di masa depan, kemampuan kita diluar pendidikan itu penting untuk bertahan,” jelasnya.

Terlebih yang sifatnya softskill seperti cara, bergaul serta bekerja dalam tim dan bersosialisasi. Karena sekarang eranya untuk berkolaborasi sehingga kemampuan yang berhubungan dengan orang lain sangat diperlukan. Kini tidak harus bersaing dengan siapapun tapi dibutuhkan kolaborasi untuk menuju impian yang diinginkan.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (02/12/2021) juga menghadirkan pembicara, Reza Haryo (Entrepreneur), Ismita Saputri (CEO Kainzen Room), Chiara Chaisman (Analyst Merchandiser), dan Ibrahim Hanif sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

MediaTek Tunjukkan Teknologi Wi-Fi 7 di Dunia kepada Pelanggan dan Pemimpin Industri

MediaTek mengumumkan demo langsung pertama teknologi Wi-Fi 7 di dunia, menyoroti kemampuan portofolio konektivitas Wi-Fi …

Leave a Reply