hitcounter
Tuesday , August 3 2021

E-commerce Buka Peluang UMKM Tumbuh Lebih Besar

Adanya internet dan gadget bukan hanya digunakan untuk bersosial media. Di zaman sekarang banyak yang melakukan aktivitas jual beli juga. Electronic Commerce atau e-Commerce ada banyak UMKM yang melakukan jual beli melalui media elektronik dan kini, e-commerce lebih sering terjadi melalui internet.

Masuknya UMKM pada e-Commerce dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku UMKM untuk memasarkan produknya yang tentu dapat memperluas akses pasar.

“Biasanya yang tahu kita jualan hanya di deket rumah, atau tetangga sekitar. Berbeda dengan kita go online, produk kita bisa dicari dan dikenal sama masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Bahkan bisa juga sampai ke luar negeri,” ucap Lia Arianti,Co-Founder Momomaru Salmon Mentai, saat menjadi pembicara dalam acara Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (2/7/2021).

Menurut Lia, saat ini, kecerdasan masyarakat akan tekologi baru semakin meningkat juga. Di samping itu, Indonesia merupakan negara nomor 1 dari 10 negara terbesar pertumbuhan e-Commerce tercepat di dunia. Dengan pertumbuhan 78% dan berada di peringkat 1. Itu menandakan bahwa usaha perdagangan elektronik memiliki nilai ekonomi yang bagus.

Sehingga, harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Sayang banget kalo kita gak manfaatin kondisi ini, semuanya berkesempatan menjadi pengusaha, dan memajukan perekonomian Indonesia,” tambahnya.

Selama masa pandemi kita juga bisa membantu perekonomian kita sendiri dengan berjualan secara aman dan efisien. Dengan adanya e-Commerce, kita bisa mulai menata hidup lebih baik kedepannya terutama di masa pandemi yang seperti diketahui sulit untuk mendapat pekerjaan.

“Jadi, kesempatan ini tuh harus dimanfaatkan benar-benar. Karena pengguna internet di Indonesia saja ada berapa ratus juta,” ujarnya.

Berjualan online di marketplace seperti Tokopedia, OLX, Shopee jauh lebih aman dan nyaman. Dari sisi pembeli merasa aman, karena tidak langsung masuk ke penjual, tetapi masuk ke rekening bersama di pihak ketiga. Dari sisi penjual juga merasa nyaman karena pembeli bisa langsung pilih barang tanpa mengganggu penjual, karena sudah tersedia di laman marketplace itu sendiri.

“Penjual bisa langsung menyiapkan barang. Lalu ada kurir yang mengantar barang ke pembeli. Pembeli sudah menerima barang dan mengkonfirmasi di aplikasi, uangnya bisa langsung diterima oleh penjual,” jelas Lia.

Jadi, dengan adanya bisnis online ini kita jauh merasa lebih aman dan nyaman. Sehingga kegiatan jual-beli bisa berjalan sesuai prosedur dan tidak ada kerugian besar yang dapat terjadi.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (2 Juli 2021) ini juga menghadirkan pembicara Lia Arianti (Co-Founder Momomaru Salmon Mentai), Kelly Oktavian (Chief Commercial Officer Riuh Renjana), I Gusti Agung Ngurah Agung Yudha Pramiswara (Dosen Ilmu Budaya STAMN Mpu Kuturan Singaraja), I Gede Sutana (Dosen Imu Budaya STAMN Mou Kuturan Singaraja), dan Marizka Juwita.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Yuk Sebarkan Hal Positif yang Selaras dengan Nilai Pancasila di Ruang Digital

Kegiatan masyarakat sekarang ini mulai beralih menggunakan media digital. Dikarenakan, transformasi digital kini sudah mencapai …

Leave a Reply