hitcounter
Monday , May 17 2021

Dukung Upaya Keberlanjutan, Samsung TV Jalankan Program Going Green

Samsung Electronics Indonesia mengumumkan inisiatif Going Greensebagai wujud komitmen berkelanjutan untuk melindungi masa depan dan lingkungan. Insiatif Going Green akan dijalankan melalui penggunaan eco-packagingdan hadirnya SolarCell remote controlpada sebagian besar produk Samsung TV 2021.

“Untuk memastikan masa depan yang lebih hijau, Samsung berfokus pada masa depan yang berkelanjutan. Produk dan kemasan yang inovatif, efisien daya dan sadar lingkungan, adalah langkah nyata yang kami ambil untuk melindungi lingkungan hidup. Tidak hanya menciptakan terobosan produk yang bermanfaat dalam mendukung gaya hidup konsumen, kami juga berusaha menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua,” jelas Yoonsoo Kim, President, Samsung Electronics Indonesia, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima vakansi.

SolarCell Remote Control, Ekstra Efisien Bebas Baterai

Inisiatif Samsung TV diterapkan pada remote controlyang umumnya menggunakan baterai. Baterai sekali pakai sendiri tergolong sulit terurai dan berpotensi menjadi limbah beracun. Kini Samsung mendesain remote controlbertenaga cahaya, SolarCell remote controlyang bisa mengisi daya dari sinar matahari, pencahayaan dalam ruangan, maupun pengisian daya lewat USB.

Selain sumber daya bebas baterai sekali pakai, SolarCell remote controljuga mengandung 24 persen (sekitar 31 gram) material plastik daur ulang dari botol air bekas. Dengan komposisi dan sumber energi yang ramah lingkungan, remote controlini dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 14.000 ton dan mengeliminasi penggunaan 99 juta baterai AAA selama tujuh tahun masa pakai TV.

Eco-packaging, Lebih dari Sekadar Kemasan

Di tengah trend TV dengan ukuran layar yang lebih besar, ukuran kemasan pun ikut membesar dan tampilannya lebih ramai, sebagai upaya branding dan menarik perhatian pembeli. Sayangnya, makin besar kemasan makin besar pula carbon footprintyang mereka tinggalkan. Kali ini, Samsung memilih untuk melawan arus.

Mulai 2021, Samsung memperluas eco-packagingyang minimalis ke lebih banyak lini produk TV terbaru untuk mengurangi limbah secara signifikan. Penggunaan eco-packagingdapat berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca sebanyak 10.000 ton setiap tahun. Pengurangan emisi gas rumah kaca ini menjadi semakin krusial setelah terjadinya cuaca ekstrem dan bencana alam di mana-mana belakangan ini, dipicu oleh kenaikan suhu muka Bumi dan perubahan iklim. 

Eco–packagingjuga memberikan added valuebagi material yang dulu dianggap barang bekas atau bahkan sampah. Kemasan minimalis Samsung TV ini dapat di-upcycle, hadir dengan dot designyang akan membantu pembeli memotong dan membuat suatu project kreatif bersama keluarga, seperti mainan anak atau bahkan furnitur dan dekorasi rumah. Pada masa pembatasan sosial di mana hampir semua kegiatan dilakukan di rumah, eco-packagingini dapat menjadi sarana merekatkan hubungan seluruh anggota keluarga dan melatih kreativitas bersama.

Samsung TV Going Green bertujuan jangka panjang memastikan produksi dan penggunaan TV yang berkelanjutan dengan cara mengurangi carbon footprintselama proses produksi. Samsung mengurangi limbah dengan menciptakan produk-produk yang lebih tahan lama dan meningkatkan kadar bahan daur ulang di seluruh produk TV. Begitu juga untuk mengurangi e-waste, Samsung menciptakan produk yang tahan lama dan mutakhir, melalui pembaruan perangkat lunak yang berkelanjutan dan peningkatan layanan purna jual.

 

About Pasha

Check Also

Samsung Luncurkan TV Premium untuk Semua Pengalaman dan Ruangan

Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Neo QLED 8K TV, menghadirkan pengalaman menonton yang tak tertandingi dan …

Leave a Reply