hitcounter
Wednesday , April 17 2024

Dubes Irlandia Hadirkan Mata Irlandia Ketiga di Jakarta, Sebuah Pameran Seni Baru

Jakarta, Vakansi – Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia dengan bangga memperkenalkan “Ireland’s Eye 2024,” episode ketiga dari serangkaian pameran yang memberikan ruang bagi para seniman Irlandia berbakat. Sebagai bukti semakin maraknya dampak seni kontemporer Irlandia di panggung global, pameran ini akan berlangsung di lobi World Trade Centre 2, Jakarta Pusat mulai 18 Maret hingga 12 April 2024 dan buka setiap hari dari pukul 09:00 hingga 18:00.

Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia memegang peranan penting dalam selebrasi kultural yang digelar bertepatan dengan perayaan St. Patrick’s Day di Jakarta. Kolaborasi unik ini juga bakal digelar di luar Jakarta tepatnya di Surabaya, Jawa Timur, memikat penonton dan menampilkan daya tarik universal para seniman Irlandia ini.

Digarap oleh ISA Art and Design di Jakarta, pameran ini merupakan sebuah pernyataan atas beraneka ragam ekspresi yang ditunjukkan di dalam pameran. Didukung oleh Kedutaan Besar Irlandia untuk Indonesia dan PT Jakarta Land, acara seni kolaboratif ini dikoordinasi dan dikurasi oleh Mark Joyce, seorang seniman Irlanda yang juga menjabat sebagai dosen. Keterlibatannya menambah kedalaman makna pameran, menumbuhkan dialog harmonis antara nuansa budaya Irlandia dan Indonesia.

Lima seniman muda berbasis di Irlandia, yaitu Patryk Gizicki, Katerina Gribkoff, Ethan McGarry, Asha Murray, dan Jan O’Connell, mengeksplorasi pertanyaan seputar lingkungan, globalisasi, kesenjangan sosial, dan perubahan teknologi yang cepat. Para seniman muda ini mengeksplorasi gagasan seni visual dengan ‘mata’ kritis dunia di sekitar mereka, menggunakan pendekatan lintas disiplin untuk menciptakan karya yang resonan, dengan kompleksitas masyarakat global kita yang saling terhubung namun terpolarisasi.

Seiring dengan Irlandia yang tengah mengalami pergeseran generasi yang pesat, para seniman muda sedang merekonstruksi tradisi budaya dan ekspresi khas pulau tersebut dalam bentuk baru — membawanya kepada audiens internasional melalui Musik, Tari, Seni, Sastra, dan Film. Dalam perjalanan transformasional ini, kelima seniman ini menjadi contoh nyata perkembangan kebudayaan melalui narasi kekaryaan.

Evolusi dalam lanskap seni dan budaya ini tidak unik hanya bagi Irlandia, tetapi merupakan bagian dari fenomena global. Negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, sedang menghadapi perubahan dalam demografi, urbanisasi, kemajuan teknologi, dan sikap budaya yang terus berkembang. Perubahan yang kompleks ini berkontribusi pada transformasi lebih luas dalam struktur dan nilai-nilai masyarakat, memengaruhi berbagai generasi dengan cara yang beragam.

About Pasha

Check Also

Rusty Wyatt dari Sharjah Team Menyalip di Menit Terakhir dan Jadi Juara F1powerboat Danau Toba 2024

Toba, Vakansi – Pembalap dari Sharjah Team, Rusty Wyatt, tampil sebagai juara pada balapan F1Powerboat …

Leave a Reply