hitcounter
Wednesday , October 20 2021

Digitalisasi Pendidikan Perlu Diimbangi Penguatan Karakter Generasi Z

Transformasi digital membawa perubahan pada masyarakat di segala aspek, termasuk dalam budaya dan pendidikan. Hal ini semakin menegaskan fenomena abad kreatif yang menempatkan informasi, pengetahuan, kreativitas, inovasi, dan jejaring sebagai sumber daya strategis bagi individu, masyarakat, koorporasi, dan negara.

Sophie Beatrix, seorang Psikolog Praktisi Bidang Pendidikan dan Induatri mengatakan para pendidik di era digital memiliki tantangan untuk bisa mempersiapkan generasi sekarang dengan kompetensi dan keterampilan abad 21.

“Jenis pekerjaan berubah, ada kompetensi baru, peningkatan daya saing SDM, generasi milenial dan generasi Z mengalami mengalami digitalisasi dalam sistem pembelajaran yang semua itu menjadi tantangan pendidikan di masa depan,” katanya saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Kamis (7/10/2021).

Dengan perkembangan ke arah digitalisasi semua orang harus memiliki keterampilan abad 21, yakni bisa memecahkan masalah, memiliki kreativitas, berpikir analitis, berkolaborasi, berkomunikasi, dan memiliki etika serta akuntabilitas.

Lebih lanjut dia mengatakan, keterampilan abad 21 yang dibutuhkan generasi mendatang juga meliputi kualitas karakter bagaimana anak-anak generasi sekarang harus bisa beradaptasi pada lingkungan yang dinamis. Serta memiliki literasi digital dasar dan kompetensi untuk memecahkan masalah kompleks dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi dan kolaborasi.

“Sehingga perlu juga menyelaraskan kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai budi pekerti. Berikut juga memperkuat karakter budaya bangsa dengan menguatkan nilai-nilai kebangsaan, serta meningkatkan kesadaran mental bagi para individu dalam menggunakan kecakapan digital berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” tambahnya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Maria Ivana, seorang Graphic Designer, Goretti Meilani, Project & Planning Section Head Binus Group dan Taufik Hidayat, Kepala UPT IT & Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Melihat Peluang Berjualan di Marketplace

Geliat UMKM di Indonesia dengan datangnya pandemi Covid-19 untuk masuk ke marketplace meningkat. Sebanyak 15,3juta …

Leave a Reply