hitcounter
Friday , September 17 2021

Digitalisasi Memberi Lebih Banyak Keuntungan untuk Pelaku Usaha dan UMKM

Berbicara tentang digitalisasi, maka berhubungan sekali dengan penetrasi internet di Indonesia. Menurut data Internet World Stats pengguna Internet di Indonesia saat ini 212,35 juta dari total 276,3 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 170 juta jiwa sudah aktif di media sosial.

“Indonesia tercatat sebagai 10 besar negara yang kecanduan media sosial. Posisi kita ke-9 dari 47 negara yang dianalisis, sebagian besar sudah mengakses melalui seluler,” kata Riezky Delastama, Head of Government Relations & Public Affairs Pintaria (HarukaEdu), saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat I, pada Rabu (25/8/2021).

Adapun keberadaan platform digital sangat membantu pelaku usaha. Internet disebutkan juga menyelamatkan bisnis UMKM dari pandemi Covid-19. Menurut survei Katadata Insight Center (KIC) sekitar 81% pelaku UMKM di Jabodetabek menggunakan internet untuk membantu usaha mereka seama pandemi. Bahkan menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, nilai transaksi e-commerce tahun ini bisa mencapai Rp370 triliun. Hal ini pun berdampak pada peningkatan ekonomi dan keuangan digital. BI mencatat nilai transaksi e-commerce semester I tahun 2021 mencapai 186,75 triliun atau naik 63,36% year on year.

“Kenaikan transaksi di platform digital ini tak lepas dari digitalisasi sistem pembayaran dan meningkatnya preferensi dan akseptasi masyarakat terhadap teknologi digital,” kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, ada dua kunci utama digitalisasi usaha yaitu kolaborasi dan inovasi. Pelaku usaha di Indonesia khususnya UMKM dituntut untuk mampu beradaptasi dengan segala kemajuan digitalisasi dan memahami perkembangan tren pasar dalam negeri maupun global. Di antaranya terdapat keuntungan bagi UMKM jika melakukan digitalisasi yaitu merespon perubahan gaya hidup, biaya lebih efisien, pemasaran semakin luas, dan kualitas produk dapat meningkat. Faktanya dari 64 juta UMKM di Indonesia, baru 13% di antaranya atau sekitar 8 juta yang masuk ke ranah digital.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Nikita Dompas, Producer & Music Director, Tifany Eugene, Senior Human Capital Characte,r Management Consultant at Power Character, serta Benny Daniawan, Dosen Sistem Informasi Universitas Buddhi Dharma.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Bersatu Menjaga Dunia Digital Tetap Aman

Ruang digital sebagai tempat tinggal baru masyarakat zaman sekarang. Dunia yang tanpa batas sekalipun teritori …

Leave a Reply