hitcounter
Monday , October 18 2021
Online learning

Digital Skills Tawarkan Solusi dalam Dunia Bisnis

Digital skills menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap orang selama pandemi. Apalagi dengan pengguna internet yang kini telah mencapai 202,6 juta di Indonesia dan 170 juta di antaranya aktif di media sosial. Digital skills yang harus dikembangkan antara lain komunikasi media sosial, mengoptimalkan perangkat digital, analisa data, digital marketing, dan membuat visualisasi konten menjadi lebih menarik.

“Jika tidak bisa beradaptasi, maka tidak bisa bertahan,” ujar Sandy Natalia, Co-Founder of Beauty Cabin saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Selasa (14/9/2021).

Selain itu jika menolak untuk beradaptasi, maka akan muncul banyak kerugian karena kompetitor yang menyesuaikan dengan keadaan akan lebih maju. Menolak beradaptasi berarti juga menyusahkan diri sendiri karena banyak permasalahan di pelanggan yang tidak bisa diselesaikan. Misalnya saat pandemi, tentu kini ada pembatasan, sehingga jika tidak mengadaptasi sistem online akan kesulitan. Sementara teknologi memang hadir untuk memudahkan manusia dalam segala aktivitasnya.

“Jadi kita menawarkan jasa home service, di mana terspis kita yang dateng. Tapi terapis kita boosted dengan vitamin dan rutin melakukan swab seminggu sekali sehingga bisa kita jamin dan aman banget kita masuk rumah customer. Bahkan lebih aman daripada customer ke luar rumah,” kata Sandy yang merupakan pemilik bisnis di bidang kecantikan.

Sistem yang dia jalankan pun kemudian mengikuti perkembangan yaitu online yang otomatis. Beberap solusi yang ditawarkan pemilik bisnis untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi seperti juga dalam hal memberikan kelebihan pengingat jadwal otomatis, memberikan kualitas jasa terbaik namun terjangkau, memberikan informasi yang detail dan jelas serta ada garansi uang kembali jika customer tidak puas.

Webinar Literasi Digital di Kota Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Mardani Ahmad, Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Aditya Nova, Ketua Jurusan Hotel & Pariwisata IULI dan Ana Agustin, Managing Partner di Indonesia Global Lawfirm.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Kembali Pada Dasar Negara

Perubahan budaya terjadi sekarang ini sangat terlihat, bagaimana aktivitas yang biasa dikerjakan menjadi berubah. Perubahan …

Leave a Reply