hitcounter
Monday , May 17 2021

Dialoog Banyuwangi Hadirkan Akomodasi Gaya Milenial

Terkenal dengan slogan ‘Sunrise of Java,’ Banyuwangi mulai mendapat tempat para wisatawan. Hal itu disadari dengan keindahan alam dari Blue Fire Ijen hingga pesona ombak G-Land kerap menyihir wisatawan baik dari dalam hingga luar negeri untuk datang.

Pariwisata di Banyuwangi semakin menggeliat dengan didukung berbagai fasilitas dan akomodasi yang semakin banyak dan lengkap. Salah satu daya tarik terbaru di Banyuwangi adalah Dialoog Banyuwangi yang menawarkan konsep alam yang sangat cantik.

Hotel bintang empat ini merupakan sister company dari Bukit Ukuwatu Villa TBK (BUVA) yang baru buka 18 Agustus 2018 lalu. Berlokasi di Pantai Klatak, Kalipuro, hotel yang satu ini menawarkan level akomodasi baru di Banyuwangi yang Instagramable dan sangat anak muda.

Dialoog Banyuwangi didirikan menghadap langsung ke Selat Bali sehingga travelers bisa menikmati langsung keindahan pantainya.

“Menikmati pantai di Dialoog Banyuwangi artinya anda berkesempatan menyaksikan munculnya ‘sunrise‘ di kamar, di kolam renang bahkan sambil bersantap sarapan pagi sambil bersantai melihat terbitnya matahari. Dan dengan menyaksikan fenomena ‘sunrise‘ ini travelers akan jadi orang pertama di Pulau Jawa yang menyaksikan munculnya matahari di langit,” ungkap I Putu Agus Susenayasa General Manager Dialoog Banyuwangi, beberapa waktu lalu.

Berdiri di atas lahan seluas 20 ribu meter, Dialoog Banyuwangi menyajikan akomodasi bernuansa modern dengan sentuhan tradisional budaya Jawa Timur yang khas. Di mana hal itu dapat dijumpai lewat sejumlah batik khas Indonesia yang menghiasi sudut-sudut hotel.

“Walau nggak dapat sunset, kombinasi gunung, laut, nelayan juga beda-beda. Di area itu sudah kasih kecantikan atau tujuan exposure yang beda,” tambah Sena.

Mengusung tema ‘Stay You,’ Dialoog Banyuwangi juga menjanjikan sensasi menginap yang seperti rumah dan apa adanya. Dalam artian, wisatawan seakan menjadi diri sendiri atau berada di rumah ketika menginap di Dialoog Banyuwangi. “Hal itu karena kami ingin tamunya bersama kita ‘you can be you,’ nikmati apa yang dinikmati,” ujar Sena.

Wisatawan yang ingin bersantai, tentu bisa bersantai di Dialoog Banyuwangi. Bagi yang suka petualangan, Dialoog Banyuwangi pun menyediakan aneka paket wisata lokal yang dikemas bersama dengan sentuhan pemandu setempat. “Itu tambahan, opsional. Di mana tamunya bisa memanfaatkan itu. Kita juga membantu mengemaskan. Yang bekrja adalah orang lokal itu sendiri,” pungkas Sena.

Dialoog Banyuwangi juga dilengkapi dengan restoran yang terbuka untuk umum. Untuk kamarnya tersedia tiga pilihan dari jenis Deluxe yang dibanderol seharga Rp1,5 juta per malamnya. Total ada 116 kamar yang terdiri dari jenis Deluxe hingga suite.

Apabila dari bandara, traveler dapat mencapai hotel ini dengan berkendara lebih dulu selama 40 perjalanan darat atau sekitar 21 Km.

About Pasha

Check Also

Accor Perkuat Komitmen Pada Pemulihan Pariwisata

Hotel-hotel Accor di wilayah Solo, DI Yogyakarta dan Semarang pada (07/05) bertempat di Novotel Solo, …

Leave a Reply