hitcounter
Thursday , October 21 2021

Copywriting Tren Pekerjaan di Era Digital

Data hasil sinkronisasi Sensus Penduduk 2020 dan penyataan Kementerian Dalam Negeri per Desember 2020 mengatakan, 89% dari 271 juta lebih jiwa menggunakan ponsel pintar.  Angka ini memang bukan prestasi jika tidak ada literasi digital di dalamnya.

Salah satunya ialah kemampuan digital yang harus dimiliki para pengguna untuk dapat memaksimalkan peluang di dunia digital. Dicky Renaldi, Content Creator Nongkrong Siberkreasi menjelaskan, kemampuan di sektor digital bukan sesuatu yang sulit bahkan beberapa tidak lepas dari aktivitas sehari hari seperti menulis. Kemampuan menulis di era digital ini dapat memanfaatkan blog, media sosial atau platform menulis lainnya.

“Kalau biasa menulis di buku diary, sekarang coba di berbagai platform, biarkan orang lain membaca siapa tahu karya Anda dapat dibukukan. Untuk di dunia kerja, para penulis atau juga para copywriter ini harus dapat mengolah dan menyusun tulisan yang mampu merepresentasikan perusahaan,” ungkapnya dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (21/6/2021).

Dengan kemampuan berkomunikasi efektif, seorang copywriter harus bisa menyesuaikan gaya bahasa target pasar, perusahaan dengan budaya dan standar perusahaan yang ada.

Hobi fotografi dan videografi? Inilah era kesempatan untuk bakat itu terbuka. Kemampuan membuat video pendek maupun panjang sangat dibutuhkan mengingat kini banyaknya media atau platform online, seperti Youtube, TikTok, dan Instagram. Selain bisa mengambil video dengan baik, seorang videografer juga harus bisa memikirkan sudut pandang target konsumen agar pesan dalam video tersampaikan dengan baik.

“Perusahaan kini membutuhkan banyak orang dengan keahlian di bidang digital agar mereka bisa terus berinovasi. Munculnya start-up digital di Indonesia yang berbasis teknologi juga menjadi alasan mengapa skill pemrograman ini banyak dicari. Era digitalisasi ini membutuhkan programmer agar teknologi dan inovasi terus berkembang,” jelasnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (21/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Lintang Ratri (Anggota Jaringan Pegiat Literasi Digital – Japelidi), Bambang Iman Santoso (pakar neurosains), dan Key Opinion Leader Natasha Gracia.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 

About Pasha

Check Also

Media Pembelajaran Moodle, Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh

Saat pembelajaran jarak jauh dilakukan harus ada inovasi bagaimana cara para pendidik dapat memberikan materi …

Leave a Reply