hitcounter
Monday , September 20 2021

Cerdas Menggunakan Internet Maksimalkan Sisi Positifnya dengan Literasi Digital

Internet telah menjadi kebutuhan penting untuk mempermudah kehidupan, seperti mencari informasi, bekerja, belajar, bersosialisasi, termasuk menjadi sarana hiburan. Internet memiliki banyak sekali dampak positif yang bisa memperkaya wawasan dan kreatifitas, serta memunculkan peluang dan profesi baru.

Akan tetapi tak dapat terhindarkan ada juga dampak negatif internet yang bisa menyebabkan kecanduan gadget, games, maupun pornografi, tertipu hoaks, serta terkena perundungan sosial. “Banyak manfaat internet, tapi juga tinggi risiko. Karena itu perlu menggunakan internet secara cerdas,” kata Sophie Beatric, Psikolog Praktisi Pendidikan dan Industri saat webinar Literasi Digital, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jum’at (30/7/2021).

Akan tetapi saat ini kebanyakan anak-anak belajar internet bukan dari orang tuanya, tapi dari lingkungan. Bahkan anak zaman sekarang cenderung lebih pintar dari orang tuanya dalam menggunakan teknologi internet. Meski demikian, Sophie mengatakan peran orang tua tetap harus ada sebab anak-anak sangat rentan terhadap cyberbullying, terpapar konten yang tak pantas, berita bohong, bahkan predator anak yang bisa menyamar di internet,

Orangtua memiliki peran mengajarkan dan mendukung anak untuk menggunakan internet dengan cerdas yaitu santun, bijak, dan aman.

Sophie pun menjabarkan beberapa hal yang harus diperhatikan supaya aman saat berinternet baik untuk diri sendiri dan orang lain. Di antaranya tidak mengekspos data pribadi, biasakan mengakses situs sesuai dengan usia, mawas saat berinteraksi dengan orang lain di internet, dan bijak dalam menggunakan media sosial.

“Berikan batasan waktu, tetapkan aturan menggunakan internet, memantau aktifitas anak dan orang tua perlu mendampinginya,” kata Sophie.

Peran orang tua bukan hanya memberikan pengawasan namun hal tersebut tak lantas mengurangi kesempatan anak untuk mengakses internet. Memberikan pengetahuan dan arahan sesuai usia anak agar paham dampak positif dan negatif internet. Namun tetap memberikan kepercayaan pada anak untuk menggunakan internet dengan rasa bertanggung jawab.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Yolanda Presiana, Dosen STMM dan anggota Japelidi, Vivi Andriyani, Marcomm & Promotion Specialist, serta Shandy Susanto, Dosen Podomoro University.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Beda Generasi, Cara Mendidik Anak di Era Digital

Generasi Z dan Anak-anak yang lahir dan tumbuh di era ketika penggunaan internet dan teknologi …

Leave a Reply