hitcounter
Monday , October 18 2021

Cara Menjaga Password Aman

Memperhatikan password menjadi hal penting yang dapat dilakukan untuk upaya menjaga keamanan digital. Terpikirkah ada oknum-oknum yang mungkin mengincar akun media sosial kita, lalu mengumpulkan profil dari tanggal lahir, nama lengkap, nama orangtua hingga apa yang kita sukai.

Aditianata, dosen IT Universitas Esa Unggul mengatakan, bisa jadi oknum mencoba satu per satu kata yang menyangkut diri kita untuk dijadikan password.  Maka penting untuk membuat password yang kuat dan berbeda-beda untuk setiap akun.

“Maksudnya password yang kuat adalah password yang terdiri dari gabungan angka huruf dan simbol sehingga tidak mudah ditebak. Hindari password tanggal lahir kita dan keluarga atau juga hal-hal yang identik dengan kita atau kata yang sering kita ucapkan. Sebenarnya bisa saja tetapi kita dapat mengkombinasikan dengan huruf dan angka,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) pagi.

Password juga diusahakan berbeda-beda untuk seluruh akun media sosial kita tujuannya ketika salah satu akun kena hacking. Akun media sosial lainnya dapat aman karena berbeda. Jika memang tidak memiliki ide untuk membuat password coba buka password.kaspersky.com. buat password yang direkomendasikan website tersebut.

Lalu ada juga situs yang bisa mengecek apakah email kita sudah bocor atau belum. “Maksudnya ialah apakah email kita sudah pernah hampir diretas. Apakah pernah ada pencobaan untuk membuka email kita dari tempat lain yang jauh dari domisili kita,” jelasnya.

Gunakan password manager untuk menyimpan password misalnya bitwarden, lastpass, zoho dan lainnya. Perlakukan password itu seperti pakaian dalam yang harus di ganti sesering mungkin simpan password secara private dan jangan pernah membagikan kepada siapapun.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara, Rafi Faudy Saifullah Sjukrie (founder Tipsen Coffee and Eatry), Byarlina Gyamitri (konsultan SDM), Ari B. Wibowo (Siberkreasi), dan Sari Hutagalung sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Kembali Pada Dasar Negara

Perubahan budaya terjadi sekarang ini sangat terlihat, bagaimana aktivitas yang biasa dikerjakan menjadi berubah. Perubahan …

Leave a Reply