hitcounter
Thursday , October 21 2021

Beberapa Panduan Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

Kehadiran media sosial membuat dunia maya ramai oleh informasi dari para penggunanya. Saat ini, masyarakat Indonesia sudah sangat familiar dengan media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, dan Tik Tok.

Agar tidak menjadi wadah informasi negatif, masyarakat perlu memahami beberapa hal yang bisa dan tidak dilakukan di media sosial. Rendy Doroii selaku Chief Operations Officer PT. Medialogy Digital Indonesia memberikan beberapa panduan yang bisa dipakai masyarakat agar bijak bermedia sosial.

Pemaparan itu disampaikannya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (9/6/2021).

“Masyarakat harus mendahulukan penyebaran positif dan kreatif. Ini kata kunci nomor satu. Bagaimana kita menyampaikan pesan yang membuat kita bahagia dan apakah pesan ini juga membuat orang lain bahagia,” kata Rendy.

Selain pesan positif, Rendy juga menekankan pentingnya para pengguna menjaga kesabaran dan menjaga emosi. Di saat bersamaan, ia juga meminta pengguna media sosial menghindari debat berkepanjangan.

Lebih lanjut, para pengguna juga, kata Rendy, harus menyajikan informasi sesuai data dan fakta. Menurutnya, data sangat penting untuk mendukung informasi yang disajikan.

“Jangan membela sesuatu kalau kita tidak memegang datanya. Jangan membabi buta membela sesuatu. Cobalah juga menyelesaikan masalah langsung di tempatnya, bukan di media sosial,” kata Rendy.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Siberkreasi di wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) Rabu (9/6/2021) ini juga menghadirkan pembicara Ruhut Marhata Simanjuntak (Legal Counsel Advance AI), Rendy Doroii (Chief Operations Officer PT. Medialogy Digital Indonesia), Rachman Ansori (Kadis Kominfotik dan Sandi Kabupaten Sumbawa), Dr. Syafruddin, S.E., MM (Rektor Universitas Samawa), Rachmad Ramadhan (Key Opinion Leader), dan Jhoni Chandra (Moderator).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Media Pembelajaran Moodle, Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh

Saat pembelajaran jarak jauh dilakukan harus ada inovasi bagaimana cara para pendidik dapat memberikan materi …

Leave a Reply