hitcounter
Wednesday , July 24 2024

Bangun Kualitas Diri dengan Etika dan Ilmu di Ruang Digital

Percepatan transformasi digital karena pandemi Covid-19 memengaruhi cara masyarakat berinteraksi di dunia digital. Begitu cepatnya, sebagian masyarakat masih banyak yang awam dan belum memanfaatkan digital ini sesuai etika.

Syarief Hidayatulloh, Digital Marketing Strategic Hello Morning Monday mengatakan, setiap individu bisa membangun kualitas diri dengan memiliki etika digital, berilmu dan berdaya sehingga bisa menjadi pribadi unggul di lingkungan.

“Namun unggul di sini bukan dari kemampuan dan kecerdasan diri sendiri, karena di era digital ini diperlukan kolaborasi atau dengan tim kerja,” ujar Syarief saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Selasa (16/11/2021).

Penerapan kolaborasi digital ini menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki setiap orang di masa sekarang. Terutama di selama pandemi Covid-19, penerapan kolaborasi digital sangat dibutuhkan untuk kegiatan bisnis dan mendukung segala aktivitas masyarakat.

Lebih lanjut Syarief pun mengajak masyarakat agar mulai memanfaatkan teknologi secara beretika, karena jika tidak karier atau masa depan pun bisa hilang. Hal tersebut berkaitan dengan jejak digital dari aktivitas di media sosial. Antara lain jejak digital negatif berupa unggahan yang sifatnya SARA, ujaran kebencian, provokasi, hingga penyebaran hoaks. Namun tentunya setiap orang bisa membuat jejak digital positif dengan prestasi dan unggahan positif.

Dia mengatakan, menurut survei yang dipublikasikan di situs World Economic Forum perusahaan akan memeriksa latar belakang dan identitas pribadi di sosial media pelamar.
Hampir semua perekrut tidak ingin mempekerjakan pegawai yang memiliki unggahan kata-kata kasar, sering memposting hal negatif, atau berbagi informasi hoaks.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Henry V Herlambang, CMO Kadobox, Aditya Nova, Ketua Jurusan Hotel & Pariwisata IULI dan Rino dari Kaprodi Teknik Informatika Universitas Buddhi Dharma, dan Davi Arzika, seorang YouTuber.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Impresi Aero Aswar Pakai Galaxy Z Fold6: Experience Baru, Like Never Before!

Jakarta, Vakansi – Animo pengguna usai peluncuran Galaxy Z Fold6 | Z Flip6 terus mendapat …

Leave a Reply