hitcounter
Monday , April 15 2024
Bangkok, tujuan wisata paling populer di Asia Pasifik
Sungai Chao Phraya dengan latar belakang Wat Arun, objek wisata paling populer di Bangkok. Foto: Flickr/Roger W.

Bangkok, Tujuan Wisata Paling Populer Di Asia Pasifik

Berdasarkan hasil survei terbaru dari MasterCard, Bangkok dinyatakan sebagai tujuan wisata paling populer di Asia Pasifik. Dalam Asia Pacific Destinations Index yang telah dirilis MasterCard, terlihat bahwa ibu kota Thailand tersebut berada di posisi puncak peringkat regional Asia Pasifik, baik dalam hal jumlah kunjungan wisatawan mancanegara maupun dalam hal devisa yang diterima. Hal tersebut menahbiskan Bangkok sebagai tujuan wisata paling populer di Asia Pasifik.

Jumlah turis inbound (turis yang masuk ke dalam negara) ke Bangkok tumbuh 28,6 persen menjadi 21,9 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2015. Hal itu juga menjadi sejarah untuk pertama kalinya jumlah wisatawan asing yang datang ke Bangkok dalam setahun mencapai lebih dari 20 juta wisman.

Angka tersebut bahkan hampir dua kali lipatnya dari kunjungan wisman ke kota yang ada di peringkat kedua di Asia, yaitu Singapura dan Tokyo yang masing-masing dikunjungi 11,8 juta turis asing sepanjang tahun 2015. Kuala Lumpur berada di peringkat keempat dengan 11,3 juta wisatawan asing, dan Phuket di peringkat kelima dengan 9,3 juta wisatawan mancanegara.

Selain memiliki Bangkok yang menjadi tujuan wisata paling populer di Asia Pasifik, daya tarik Thailand sebagai tujuan wisata dunia semakin kuat dengan hadirnya Phuket di peringkat kelima dan Pattaya di peringkat kedelapan dengan 8,1 juta turis asing. Karena itu, tak heran bila ke depannya Thailand bisa menjadi negara tujuan wisata paling populer di Asia Pasifik, atau paling tidak di regional Asia Tenggara.

Dalam hal pengeluaran oleh para turis tersebut, Bangkok sekali lagi berada di posisi nomor satu dengan penerimaan sekitar US$15,2 miliar sepanjang 2015, diikuti Seoul di peringkat kedua dengan US$14,4 miliar, Singapura dengan US$14,1 miliar, Tokyo dengan US$11,9 miliar, dan Kuala Lumpur dengan US$10,5 miliar.

Berdasarkan data dari MasterCard tersebut, industri pariwisata di destinasi wisata Asia Pasifik juga terus tumbuh pesat. Separuh dari 10 destinasi wisata, dalam hal jumlah kunjungan turis asing, tumbuh 10 persen atau lebih per tahunnya, termasuk Osaka (naik 54 persen), Tokyo (53,2 persen), Bangkok (28,6 persen), Phuket (15,5 persen), dan Pattaya (10 persen).

Di tingkat sub-regional, Asia Timur Laut menjadi yang paling banyak memikat wisatawan internasional dengan 134,5 juta turis, ditempel ketat oleh regional Asia Tenggara dengan 127,1 juta turis. Di sisi lain, Asia Selatan dengan jumlah kunjungan 25,7 juta turis sepanjang 2015 dan Oseania (tumbuh 20,6 persen) tertinggal cukup jauh di belakang.

Cina daratan, meskipun tidak memiliki destinasi yang berada di peringkat 10 besar, memiliki tiga kota di peringkat 20 besar, yakni Shanghai di peringkat ke-12 dengan 5,5 juta wisatawan mancanegara, Beijing di peringkat ke-18 dengan 4 juta wisatawan asing, dan Guangzhou di peringkat ke-19 dengan 3,9 juta turis.

Jepang, yang mencatat rekor jumlah kunjungan wisatawan internasional pada 2015, memiliki empat kota di peringkat 20 besar, yaitu Tokyo (peringkat tiga dengan 11,8 juta wisman), Osaka (peringkat ke-10 dengan 6,5 juta wisman), Hokkaido (peringkat ke-14 dengan 4,7 juta wisman), dan Chiba (peringkat ke-17 dengan 4,5 juta wisman).

Mumbai yang berada di peringkat ke-15 dengan 4,6 juta wisman merupakan satu-satunya kota di Asia Selatan yang berada di peringkat 20 besar. Asia Pacific Destinations Index dari MasterCard ini memonitor total 167 destinasi atau kota di Asia Pasifik.

Thailand Target Meningkatkan Pariwisata Domestik

About admin

Check Also

Perputaran Ekonomi Saat Momen Libur Lebaran 2024 Diproyeksikan Mencapai Rp276,11 Triliun

Jakarta, Vakansi – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) memproyeksikan perputaran …

Leave a Reply