hitcounter
Thursday , December 3 2020

Bandros Solusi Jelajahi Kota Bandung

Mengunjungi Kota Bandung, belum lengkap rasa kalau belum berkeliling kota Bandung. Kota yang penuh sejarah ini. Namun kalau menggunakan kendaraan sendiri kadang terhalang oleh padatnya jalan.

Melihat potensi ini Pemerintah Kota Bandung menyediakan Bandung Tour On Bus (Bandros). Pada kesempatan itu Forum Wartawan Pariwisata & Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) mendapatkanĀ  kesempatan berharga menjelajahi Kota Bandung dengan Bandros (Bandung Tour On Bus) dengan didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Bus pariwisata kebangaan Kota Bandung ini pun melayani beragam rute yang berbeda, akan tetapi anggota Forwaparekraf yang terdiri dari para jurnalis media cetak, online, radio dan TV ini menikmati tur berkeliling kota Bandung dengan start dari GedungĀ  Sate, kemudian melewati Alun-Alun Kota Bandung – Jalan Asia Afrika – Braga – Taman Dewi Sartika hingga kembali lagi ke Gedung Sate dengan durasi perjalanan kurang lebih 1 jam.

Diungkapkan oleh Johan Sompotan Ketua Forwaparekraf, kegiatan ini merupakan kesempatan bagi para jurnalis Forwaparekraf untuk mengenal Kota Bandung lebih dekat lagi.

“Kami tak akan melewatkan kesempatan emas berkeliling kota Bandung dengan Bandros ini. Selain Bandros yang memang merupakan ikon pariwisata kota Bandung, tur ini sendiri juga akan menambah lagi pengetahuan kami tentang Bandung,” ungkapnya.

Bandros yang telah hadir sejak tahun 2015 ini memiliki banyak rute yang dilewati sesuai warna Bandrosnya. Misalnya Bandros biru akan melewati Alun-Alun Bandung hingga kawasan Buah Batu dan Bandros kuning akan melalui Braga hingga Taman Dewi Sartika.

“Keliling Bandung dengan Bandros ini selalu memberikan sensasi yang berbeda. Dengan kualitas pelayanan yang ditingkatkan serta penerapan protokol kesehatan yang disiplin akan manjadikan Bandros ini semakin digemari wisatawan selama masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” terang Johan.

Tur menggunakan Bandros dilayani dengan penerapan protokol kesehatan yang baik, bus selalu dibersihkan dengan desinfektan setiap kali menyelesaikan trip, driver & tour guide yang memakai masker serta juga tersedia hand sanitizer selama perjalanan berlangsung.

About Pasha

Check Also

85 Tahun Sejarahnya Cap Kupu

Berawal dari sebuah toko obat kecil bernama ‘Tay Ho Tong’ yang terletak di pinggiran kota …

Leave a Reply