hitcounter
Monday , September 23 2019
Home / Berita Wisata / Babel, Tawarkan Kawasan ex Tambang Sebagai Destinasi Pariwisata
Danau kaolin (Bayu Adi)

Babel, Tawarkan Kawasan ex Tambang Sebagai Destinasi Pariwisata

Pesona keindahan pantai yang dimiliki Provinsi Kepualauan Bangka Belitung sangat mempesona. Namun selain pantai,  Ada beberapa destinasi baru yang tidak kalah dengan pantai yaitu lokasi eks tambang.

Hal itu diungkapkan Fadjri Djagahitam Kepala Bidang Dinas Pemasaran Pariwisata Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, saat ditemui di Kampong Dedaun Resto, Belitung, Beberapa waktu lalu.

“Nantinya lokasi eks tambang baik darat maupun laut kami akan mencoba untuk merehabilitasi. setelah itu akan kami jadikan destinasi wisata. Karena banyak negara ex tambang yang beralih ke pariwisata menjadi lebih maju,” ungkap Fadjri.

Lanjut Fadjri, untuk mempersiapkan eks tambang sebagai sebuah destinasi pariwisata pihaknya akan mempersiapkan tenaga pariwisata untuk 10-20 tahun kedepan. Sehingga pariwisata Bangka Belitung lebih maju dan tidak terpaku terpaku lagi dengan ex tambang.

Berikut ini beberapa destinasi wisata eks tambang yang bisa di kunjungi di kepulauan Bangka Belitung, seperti

Open Pit

Open  pit merupakan peninggalan pertambangan timah Kabupaten Belitung Timur yang sudah tidak beroperasi lagi sejak awal decade 1990an. Terletak di Bukit Ki Karak,  Desa Senyubuk Kelapa Kampit, sekitar 60 kilometer dari Tanjung Pandan, atau sekitar 30 kilometer dari Kota manggar, ibukota Belitung Timur. Open pit sebenarnya bukan area yang ditujukan untuk berwisata. Area ini menjadi daya tarik baru karena keunikannya dan pemandangannya yang disukai oleh fotografer landscape maupun fotografer pernikahan.

Open pit menjadi unik karena kawasan yang dulunya merupakan area tambang timah ini merupakan tambang dalam, bukan tambang semprot seperti kebanyakan tambang timah di Bangka Belitung. Di area Open pit ini terdapat sebuah danau besar yang letaknya dalam cekungan raksasa, serta gua beks penambangan.

Danau di Open pit ini tidak terlihat dasarnya.Pantulan airnya berwarna hijau turquois. Dikelilingi oleh batuan cadas yang telah ditambang sehingga memberi tekstur yang luar biasa, kawasan ini menjadi unik dan sering menjadi lokasi pengambilan photo pre-wedding.

Danau Kaolin

Danau Kaolin bisa dibilang adalah danau paling terkenal di Bangka. Danau Kaolin tercipta akibat penggalian tambang timah. Setelah kandungan timahnya habis, danau ini merefleksikan warna langit biru yang sangat indah.

Selain danau yang berwarna biru, ada juga danau berwarna hijau yang menambah daya tarik Danau Kaolin Air Bara ini. Waktu terbaik untuk menikmati keindahan alam di Danau Kaolin ini adalah saat sore hari. Kamu bisa menunggu matahari terbenam sambil berswafoto untuk menikmati pemandangan yang memukau.

 

About Pasha

Check Also

Tiga Hal yang Harus diperhatikan Agar Pariwisata Maju di Papua Barat

Guna lebih maju dan berkembang Pariwisata di Papua Barat harus memperbaiki tiga hal terkait atraksi, …

Leave a Reply