hitcounter
Monday , October 18 2021
libur panjang bulan Mei

ASDP Menyiapkan Puluhan Kapal Pesiar

Menyambut libur panjang bulan Mei pada 5-8 Mei 2016, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menerapkan pola kerja layaknya menyambut libur Lebaran, meskipun diprediksi pengguna jasa angkutan laut hanya naik 3-5 persen pada libur panjang tersebut.

“Kami perkirakan puncak arus penyeberangan di pelabuhan Merak terjadi pada Rabu (4/5) malam, dengan kenaikan sekitar 2-3 persen dibanding hari normal. Karena itu, mulai hari Rabu nanti kami akan maksimalkan operasional kapal-kapal besar dari total 27 kapal yang beroperasi setiap harinya,” kata Tommy L. Kaunang, GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Merak.

Selain mengoperasikan kapal-kapal besar, PT ASDP juga akan mempersingkat port time (waktu bersandar) dari maksimal 60 menit menjadi 45 menit. Sementara itu, untuk waktu berlayar (sailing time) tetap 120 menit untuk rute Merak-Bakauheni.

PT ASDP memperkirakan lonjakan akan terjadi pada pengguna jasa jenis sepeda motor, mobil pribadi, dan penumpang pejalan kaki. Adapun puncak arus balik di jalur Bakauheni-Merak diperkirakan terjadi pada hari Minggu, 8 Mei 2016.

“Kami akan mengupayakan pelayanan semaksimal mungkin, khususnya pada loket penumpang dan toll gate yang melayani mobil kendaraan pribadi,” ujar Tommy. Karena itu, Tommy berharap agar ada kerja sama yang maksimal dari seluruh pemangku kepentingan terkait agar pelayanan dan operasional yang diberikan berjalan lancar, aman, dan selamat.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada libur panjang bulan Mei, PT ASDP Cabang Ketapang siap mengoperasikan 32 armada kapal, yakni 20 kapal Ro-Ro di dermaga Moveable Bridge dan ponton, serta 12 armada baik jenis kapal motor pelayaran (KMP) maupun landing craft tanker (LCT) di dermaga LCM.

“Untuk libur panjang bulan Mei, kita sudah menyiapkan 32 armada yang siap mengantarkan pengguna jasa dari Jawa menuju Bali, atau sebaliknya,” ujar Wahyudi Susianto, Manajer Operasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang.

Wahyudi memperkirakan, peningkatan jumlah pengguna jasa di Pelabuhan Ketapang akan terjadi mulai Rabu, 4 Mei 2016. Selain itu, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa feri, manajemen juga menyiapkan fasilitas pendukung, seperti pengamanan, pelayanan kesehatan, dan ruang tunggu bagi penumpang. Ada juga penambahan fasilitas musala, kursi tunggu, dan televisi sehingga para pengguna jasa kapal penyeberangan dapat mengakses fasilitas-fasilitas tersebut di area pelabuhan, baik di Ketapang maupun di Gilimanuk.

Wahyudi juga memperkirakan pada saat puncak long weekend pada Kamis, 5 Mei 2016, akan terjadi lonjakan sekitar 4.300 kendaraan roda empat dan 2.200 kendaraan roda dua. Angka tersebut meningkat sekitar 30 persen dibanding pada saat hari normal.

Media Prancis Diundang Famtrip ke Bandung dan Bali

About admin

Check Also

Agoda Meluncurkan Kampanye “Vaxxed To Go” Sebagai Dukungan Terhadap Pemulihan Industri Pariwisata Indonesia

Agoda meluncurkan kampanye terbarunya “Vaxxed to Go” yang menawarkan paket spesial bagi para wisatawan yang …

Leave a Reply