hitcounter
Sunday , November 28 2021

Anak Membutuhkan Pembimbing yang Masuk ke Dunia Mereka

Orangtua memiliki peran penting memberikan ajaran tentang keamanan internet kepada anak. Orangtua juga perlu mengetahui kondisi anak saat belajar online, dari segi sosial hingga hiburan yang merupakan sumber kesehatan mental dan fisik anak selama pandemi yang cukup berat.

“Karena tidak semua anak bisa menerima keadaan sekolah di rumah, bisa jadi anak ternyata terjebak pada stres karena mengalami kebuntuan selama sekolah jarak jauh,” Pipit Djatma, Fundraiser Consultant & Psychosocial Activist IBU Foundation saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I, pada Rabu (10/10/2021).

Dia mengatakan anak membutuhkan pembimbing yang bisa masuk ke dunia mereka. Orangtua jug harus memaknai tiap aktivitas anak dan memberikan solusi dalam setiap masalah yang terjadi pada anak. Anak-anak zaman sekarang juga berbeda, mereka cenderung kritis ketika orangtua melarang sesuatu.

Sehingga orangtua perlu memberikan konsekuensi logis terkait pembatasan penggunaan gawai mengapa dan apa akibatnya agar bisa diterima anak. Diskusi antara orangtua dan anak terkait penggunaan gawai perlu dilakukan. Namun cara berkomunikasi orangtua harus asik, sehingga anak merasa orangtua bisa masuk ke dunianya. Dengan begitu orangtua bisa memberikan penjelasan mengenai kebutuhan akan internet, lalu risikonya dan bagaimana mengindari dampak buruknya.

Serta tanggung jawab penggunaan gawai dan konsekuensi jika gawai hilang atau rusak. Selain itu orangtua juga perlu menelusuri kegiatan anak saat bermedia sosial, untuk menghindari predator anak. Bahkan orangtua bisa memantau dan mengarahkan situs web dan media sosial yang mendukung tumbuh kembang anak dan pastikan anak tidak mengunjungi situs yang tidak sesuai.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Pringgo Arto, seorang Produser & Komposer Musik, Henry V Herlambang, CMO Kadobox, Syarief Hidayatulloh, Digital Strategist Hello Monday Morning, dan Louiss Regi, seorang Content Creator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Merawat Kebudayaan Negeri Sendiri di Tengah Serangan Globalisasi

Pertemuan ragam budaya lain di ruang digital terjadi karena jejaring internet. Aktivitas online semakin tinggi …

Leave a Reply