hitcounter
Tuesday , July 16 2024

Aman Berinternet, Lindungi Data Pribadi

Masyarakat telah dipermudah berkat keberadaan teknologi dan jaringan internet. Akan tetapi selain manfaat yang didapat, internet memiliki dampak negatif dan ancaman tersendiri seperti penipuan, hoaks hingga upaya pencurian data yang digunakan untuk mengambil keuntungan.

Asyraf Ilmansyah, Data Scientist & Analyst BRI mengatakan, untuk menghindari tindak kejahatan di internet setiap oroang perlu menjaga data pribadinya. Termasuk, PIN, kode autentifikasi, password saat aktivitas online dan memproteksi juga perangkat digital yang dipakai.

“Di era digital ini setiap orang akhirnya harus bisa mengelola identitas digital dan mengasah kemampuan kompetensi media digital,” ujar saat webinar Literasi Digital wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat I, pada Kamis (18/11/2021).

Keamanan digital yang harus dipahami antara lain membiasakan mengecek saat membuka situs apakah resmi atau tidak, kemudian membiasakan diri untuk tidak memakai wifi public, menyeleksi apa yang diunggah di media sosial, memverifikasi apa yang diunggah, berhati-hati membagikan informasi, serta memerhatikan akses URL dari situs yang dikunjungi.

Tak hanya itu, sebagai bagian dari masyarakat yang sudah melek digital juga harus memahami bagaimana cara menghindari penipuan digital. Seperti tidak mudah percaya dan selalu mengecek informasi terlebih dulu, teliti dengan iklan yang ada di website, jangan tertipu akun palsu, serta menjaga kerahasiaan data pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, KTP, SIM, hingga kode OTP.

Webinar Literasi Digital di Kota Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Webinar kali ini juga mengundang nara sumber seperti Dino Hamid, Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Medina, Kepala Sekolah SMAN 18 Bekasi, Agus Setiawan, Wakasek SMAN 18 Bekasi, dan Ayu Imada, seorang Blogger.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Philips LED Downlight Hadirkan Pencahayaan Hunian yang Terang, Nyaman dan Estetik

Jakarta, Vakansi – Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan untuk profesional dan konsumen, …

Leave a Reply