hitcounter
Friday , September 17 2021

7 Tips Aman Menggunakan Internet Banking

Aktivitas menggunakan mobile phone untuk belanja online juga makin meningkat, dari sebelumnya harus bertransaksi ke suatu tempat dan membutuhkan pertemuan fisik kini dilakukan lewat online. Peningkatan penggunaan internet memang terjadi signifikan, di tahun 2021 data We Are Social dan HootSuit mengungkap, sebanyak 73,7% masyarakat Indonesia yaitu 202,6 juta jiwa sudah aktif menggunakan internet.

Bhakti Santana dari Divisi Riset Edukasi4ID saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I,  pada Senin (30/8/2021) memberikan tips aman saat melakukan transaksi internet banking. Di antaranya:

1.Biasakan untuk selektif dalam memilih situs belanja online yang terpercaya. Hindari berbelanja di media sosial seperti Instagram yang biasanya untuk pembayaran transfer ke pribadi langsung ke pemilik toko, karena rawan penipuan. Belanjalah di situs resmi atau marketplace yang terbilang aman transaksinya.

2.Sebaiknya bertransaksi di gawai pribadi. Hal ini perlu dilakukan dari penyalahgunaan akun dan data pribadi bisa disalahgunakan.

3.Hindari menggunakan wifi umum tanpa adanya jaringan keamanan. Sebab wifi umum sangat rentan dan tidak bisa dipastikan keamanannya.

4.Log out dari browser dan hapus story setelah bertransaksi. Supaya akun tidak disalahgunakan atau terjadi pencurian data.

5.Simpan bukti transaksi untuk berjaga-jaga.

6.Cek saldo dan mutasi rekening secara berkala agar segala transaksi yang mencurigakan bisa segera diketahui.

7.Ketahui secara benar URL situs resmi transaksi internet banking sebelum Anda benar memasukan alamat maupun PIN dan password di dalamnya. Sebab ada beberapa upaya phising yang menggunakan situs yang mirip sebuah bank padahal palsu.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Hadir pula nara sumber seperti Saraswati Fauziah, Wakasek Hubin SMK Mandalahayu Kota Bekasi, Erwin Setyo, Kaprog RPL SMK Mandalahayu Kota Bekasi, dan Shandy Susanto, Dosen Podomoro University.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Bersatu Menjaga Dunia Digital Tetap Aman

Ruang digital sebagai tempat tinggal baru masyarakat zaman sekarang. Dunia yang tanpa batas sekalipun teritori …

Leave a Reply