hitcounter
Tuesday , July 16 2024

5 Cara Ampuh Menanggapi Komentar Negatif di Media Sosial

Selain memiliki banyak manfaat sebagai sarana untuk saling berbagi informasi, media sosial juga merupakan tempat bersarangnya komentar negatif. Tidak bisa dipungkiri memang karena opini tidak hanya soal pujian tetapi juga hinaan dalam bentuk komentar negatif. Bagi yang menggunakan media sosial pasti sudah paham hal ini sudah menjadi konsekuensi.

Hal itu diungkapkan, Nur Lina Safitri, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPPM ITSNU Pasuruan, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021). Ia menerangkan, Tentu tidak bisa mengatur komentar yang akan dituliskan orang pada akun media sosial maupun postingan yang dibagikan.

Akan ada yang memberikan komentar positif dan ada juga yang memberi komentar negatif. Maka yang jadi pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara kita menanggapi komentar negatif yang sekiranya muncul di akun media sosial kita bukan lagi membahas mengapa hal itu bisa terjadi.

“Menjadi sebuah keniscayaan walaupun kita sudah berusaha memberikan postingan yang bernada positif, tetapi komentar negatif tetap bisa saja muncul. Penting bagi kita untuk tahu bagaimana cara menanggapi komentar negatif di media sosial karena ini bukan hanya tentang media sosial tetapi juga tentang kesehatan mental kita dan cara kita mengedukasi orang untuk memiliki adab dalam bermedia sosial,” ujarnya.

Maka dari itu, bagi kamu yang sering mendapatkan komentar negatif di media sosial tentunya harus tahu cara yang tepat untuk menanggapi maupun menyikapinya. Berikut ini 5 cara ampuh menanggapi komentar negatif di media sosial, seperti:

  • Tidak Membalas dan Mengabaikan Saja

Cara ampuh menanggapi komentar negatif yang pertama bisa kamu coba adalah mendiamkannya saja dengan tidak membalasnya alias mengabaikan. Tentu ini adalah tahap awal yang perlu dilakukan sekiranya mendapatkan komentar negatif yang tidak penting dan juga tidak merugikan diri sendiri.

  • Membalas Komentar dengan Sopan

Cara membuat orang yang membenci kita marah salah satunya adalah tidak menanggapinya dengan kemarahan yang sama. Apabila kamu menanggapinya dengan amarah maka dia akan merasa berhasil karena kamu telah termakan oleh komentarnya.

  • Membalasnya Lewat Pesan Pribadi

Tentu hal ini perlu kamu lakukan apabila komentar negatif yang diberikan sangat mengganggu, merugikan, bahkan berujung pada fitnah maka sebaiknya kamu tidak perlu memperpanjang perdebatan di ranah terbuka. Balas saja secara langsung melalui pesan pribadi.

  • Menutup Kolom Komentar

Tutup kolom komentar sehingga orang tidak memiliki akses untuk mengomentari postinganmu. Bagi selebgram, influencer, hingga selebriti, menutup kolom komentar sering dijadikan cara ampuh untuk menghindari komentar negatif.

  • Memblokir Akun Penebar Kebencian

Bisa jadi selama ini akun yang sering memberikan komentar negatif adalah akun palsu yang sengaja dibuat untuk menebar kebencian. Tidak perlu digubris, langsung saja blokir akunnya karena akun tersebut berbahaya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Jumat (12/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Keke Michelle Awuy (Tenaga Ahli DPR RI), Rica Susilowati (Guru SMPN 2 Tamanan, Bondowoso), Muhamad Ali Sodikin (Kepala Unit Contect Marketing Poltek BIMA Cikarang), dan Fita Okta Fiana (Duta Wisata Bondowoso 2019) sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

About Pasha

Check Also

Philips LED Downlight Hadirkan Pencahayaan Hunian yang Terang, Nyaman dan Estetik

Jakarta, Vakansi – Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan untuk profesional dan konsumen, …

Leave a Reply