hitcounter
Thursday , August 24 2017
Foto 3 (2)

Tingkatkan Profil Olahraga Spanyol, LaLiga menghadirkan Carolina

Dalam upaya meningkatkan visibilitas dan profil olahraga Spanyol di seluruh dunia, LaLiga, asosiasi profesional papan atas liga sepak bola Spanyol, menghadirkan Carolina Marin ke Jakarta. Carolina merupakan atlet badminton wanita ternama asal Spanyol yang menempati peringkat ke-4 dunia di kategori tunggal wanita.

Melalui aktivasi global ini, LaLiga memberikan dukungannya kepada federasi-federasi olahraga Spanyol lainnya, yang tertera pada LaLiga4Sports Project, yang mencakup lebih dari 60 federasi olahraga.

Selain itu, LaLiga juga memiliki komitmen untuk mempromosikan pertandingan-pertandingan olahraga wanita, dengan tujuan utama untuk menanamkan nilai-nilai seperti inklusi dan penghargaan di antara para penggemar di masa yang akan datang.

Sejalan dengan misi dan komitmennya, LaLiga menjalankan sebuah proyek pengelolaan bantuan bersama Carolina Marin sejak Maret 2016, untuk membantu meningkatkan profil dari 64 federasi olahraga Spanyol dan Komite Paralimpik Spanyol.

Proyek kolaborasi tersebut kini membawa LaLiga dan Carolina Marin untuk pertama kalinya melakukan sebuah kegiatan di Indonesia. Carolina Marin mengatakan, sangat semangat dan senang memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proyek ini bersama LaLiga dan mengunjungi sebuah negara yang memiliki hasrat dan talenta yang begitu besar dalam olahraga seperti Indonesia.

“Indonesia memiliki talenta yang sangat besar dalam badminton dan semakin banyak atlet-atlet muda yang kini melangkah maju di arena dunia. Secara historis, Indonesia telah menghasilkan berbagai atlet badminton top dunia, yang telah berhasil menggapai prestasi menakjubkan dan memenangkan kompetisi-kompetisi bergengsi. Melihat potensi luar biasa ini, kami menilai Indonesia sebagai pasar yang sangat penting bagi LaLiga dan komunitas olahraga Spanyol,” tambah Carolina Marin.

Carolina Marin memenangkan medali emas Olimpiade pertamanya di Rio de Janeiro pada tahun 2016, setelah menang melawan P.V. Sindhu dari India. Dia meraih gelar juara dunia pada tahun 2014 dan 2015, dan dinobatkan sebagai pemain badminton Spanyol pertama yang berhasil memenangkan gelar emas pada kompetisi Grand Prix. Selain itu, ia juga akan berpartisipasi pada Indonesia Open 2017, yang akan diadakan pada tanggal 12-18 Juni.

“Keinginan kami adalah agar dapat menghadirkan pengalaman menonton olahraga yang unik, yang memungkinkan para penggemar untuk menikmati tayangan-tayangan yang maksimal,” tutup Ivan Codina, Managing Director SEA, Jepang dan Korea Selatan.

About Pasha

Check Also

IMG_9084

Barbershop Berkonsep Artspace Pertama di Indonesia

Rambut merupakan mahkota, untuk itu setiap orang akan sangat total dalam menata gaya rambut. Melihat …

Leave a Reply