hitcounter
Sunday , August 20 2017
Breaking News
TARLING-IMG_0916

Suguhkan Nuansa Musik Tarling Lebih Modern di Simfoni Tarling

Di tengah gencarnya pertunjukan seni musik, baik yang datang dari barat maupun industri musik dalam negeri. Untuk bisa menangkal itu dan sekaligus memperkenalkan kesenian tradisional tarling, maka para seniman Cirebon dari berbagai latar belakang kesenian yang berbeda mencoba menghadirkan Simfoni Tarling

“Pertunjukan ini hadir sebagai bentuk ikhtiar yang hendak mensejajarkan tarling di jalur musik nusantara. Sehingga tarling kini bukan semata milik masyarakat Cirebon, tetapi menjadi kesukaan dan kebanggaan masyarakat nusantara,” ungkap Dedi Kampleng, sutradara Simfoni Tarling.

Dedi menjelaskan, Simfoni Tarling merupakan sebuah seni pertunjukan perpaduan antara orchestra dan original tarling yang berkolaborasi dengan seni tari, seni sastra dan multi media, serta berbagai seni lainya yang menjadi kekayaan nusantara.

“Pertunjukan ini berupaya menghadirkan sejarah dan perkembangan tarling dengan suguhan pangung, tata cahaya, tata artistik modern yang berlatar belakang tradisi Cirebon dengan menampilkan maestro tarling dari setiap zamannya,” ujarnya.

Dedi mengharapkan, ketika suatu kesenian dipentaskan dengan kemasan menarik dan kekinian dengan tanpa mengurangi nilai-nilai mendasar dari kesenian itu sendiri, akan mengembalikan kesenian, khususnya tarling, setia ada di hati masyarakat.

“Kami sadari, sebagai generasi penerus, kami masyarakat Indonesia memiliki tanggungjawab untuk melestarikan segala kesenian yang ada di bumi nusantara,”terangnya.

Melibatkan 100 lebih para pemain dan pendukung pagelaran, baik dari seniman asli Cirebon maupun dari luar, Simfoni Tarling digelar MESTI (Majelis Seni & Tradisi) Cirebon dan didukung Pesona Indonesia Kementrian Pariwisata. Pagelaran diiringi oleh Oeblet Tabuhan Nusantara Etnic Orchestra dibawah konduktor Kang Oeblet ini mengambil tema “Persembahan Cirebon Untuk Nusantara”.

Pertunjukkan Simfoni Tarling membawa konsep pertunjukkan musik berskala nasional dengan rasa internasional. Hal itu dibuktinya pada pagelaran Sabtu malam tadi 8 April 2017 di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki menyuguhkan panggung konser musik orkestra saat ini, dengan lighting gemerlap dan latar belakang multimedia yang menakjubkan.

Pementasan juga menampilkan sebuah pesan nostalgia bagi masyarakat Cirebon yang tinggal di Jakarta. Terlihat penonton sangat exited menikmati lagu lagu yang dibawakan sejumlah artis Tarling papan atas, seperti Mama Jana, Uun Kurniasih, Ningsih, Nunung Alvi, dan Diana Sastra.

“Kami ingin mempertunjukkan kepada masyarakat ibukota Jakarta, bahwa panggung Simfoni Tarling ini membawa konsep pertunjukkan yang berbeda. Kami kemas Tarling ini lebih mewah dari pada di tanah asalnya. Dan yang penting Tarling bisa disukai generasi muda,” katanya.

Seni dan budaya tarling ini patut untuk dilestarikan, sebab pesona Indonesia tak hanya ada melalui panorama indah dari alam, namun seni dan budaya juga merupakan identitas bangsa yang harus dilestarikan dan dijaga.

About Pasha

Check Also

Jumanto.com

Lampung Selatan dan Pesisir Barat Siap Jadi KEK Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong setiap daerah untuk mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Sebelumnya …

Leave a Reply