hitcounter
Sunday , December 17 2017
Home / Berita Kuliner / PWKN 2017 Menggali Khasanah Kuliner Nusantara
IMG20170929160158

PWKN 2017 Menggali Khasanah Kuliner Nusantara

Indonesia merupakan surganya makanan tradisional, cita rasa makanan Indonesia yang kuat didukung oleh kekayaan rempah-rempah yang tersebar dari sabang sampai merauke membuat masakan Indonesia beranekaragam dan menjadi ikon pada setiap daerah misalnya rendang, sate, gudeg, soto lamongan dan lainnya.

Guna menemukan kembali khasanah kuliner nusantara yang beragam, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (AJBI) serta pelaku usaha kuliner menggelar pameran Pesona Wisata Kuliner Nusantara (PWKN) 2017 dari 29 September 2017 sampai 1 Oktober 2017 di Area Parkir Selatan TMII Jakarta Timur.

Rangkaian acara Pesona Wisata Kuliner Nusantara 2017 diantaranya Demo masak oleh Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Nusantara, lomba kreasi masakan tradisional, lomba masak, talkshow dengan food blogger Indonesia serta penampilan kesenian.

IMG20170929160356

Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kemenpar, mengatakan, industri kuliner rmerupakan pengembangan dari industri kreatif yang melibatkan peran berbagai elemen yang dapat mempengaruhi pertumbuhan perekonomian suatu daerah.

“Kuliner sendiri pada tahun 2015 menyumbang 30% dari total pendapatan sektor wisata dan untuk memajukannya dibutuhkan optimalisasi termasuk sumber daya manusia (SDM) , salah satunya perempuan melalui pemerdayaan dan pelatihan untuk UMKM,” katanya.

Wiryanti Sukamdani, Angota DPR RI Komisi X menyatakan, sebagai mitra pemerintah pihaknya akan selalu mendukung kegiatan yang mampu menggerakan perekonomian langsung ke tingkat bawah. Tantangan kuliner Indonesia terletak pada kemasan, promosi dan pemasaran. Sebab, pada umumnya produsen kuliner Indonesia ini masih tradisional. Dan untuk merubah itu membutuhkan waktu yang lama. “Selain menampilkan muatan kandungan makanan, perlu dicantumkan pula masa kedaluarsa dari makanan tersebut,” ujar Wiryanti.

Lanjut Wiryanti, diharapkan pengunjung yang hadir berasal dari bebagai kalangan, khususnya yang berada di area wisata TMII, Food blogger, masyarakat/pelajar serta masyarakat setempat. Pengunjung tidak akan dikenakan biaya untuk dapat masuk ke festival tersebut. “Event “Pesona Wisata Kuliner Nusantara 2017” yang baru pertama kali diadakan ini dapat memenuhi target pengunjung sebesar 5000 orang,” tutupnya.

About Pasha

Check Also

Koffienery-Opening-Photo 10

Koffienery Hadirkan Minuman Kopi Seduh dengan Sensasi Nitro

Di era milenial industri kuliner memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan, dimana ditandai dengan bertumbuhnya dan …

Leave a Reply