hitcounter
Sunday , December 17 2017
Home / Berita Kuliner / Nikmati Sajian Jepang Sentuhan Prancis Saat Meeting di Momozen
Menu Yuba Frog (Wildan/Vakansi)
Menu Yuba Frog (Wildan/Vakansi)

Nikmati Sajian Jepang Sentuhan Prancis Saat Meeting di Momozen

Didesain eksklusif, Momozen memanjakan tamu dengan kuliner khas Jepang yang diolah teknik masak ala Prancis dan satu ruang pertemuan berkapasitas enam orang.

Ada banyak alasan melaksanakan meeting atau acara social di Momozen yang berlokasi di The Plaza lantai 46, Jalan MH. Thamrin, Jakarta pusat, seperti menyuguhkan pemandangan pusat kota Jakarta, dimana gedung-gedung pencangkar langit dan jalan-jalan di pusat kota terhampar di depan mata.

“Salah satu memilih lokasi ini karena pemandanganya. Tentunya konsumen bisa sembari bersantai menikmati pemandangan sambil menikmati kuliner lezat. Selain itu jarang-jarang juga restoran di Jakarta yang menawarkan seperti ini,” ungkap Tora Widjaja, Owner Momozen.

Selain itu, kelebihan lain yang dimiliki restoran yang berkapasitas 45 orang dari sisi konsep utama desain restoran ini yang dibuat mengikuti kepercayaan Jepang dari jaman dahulu kala yang mencakup elemen tanah, batu, tumbuhan, kayu, dan api. Semua elemet tersebut dipadu dengan nuansa warna yang cerah dan energik untuk menghasilkan kombinasi energi yang tradisional dan modern.

DSC_4335

Sebagai penunjang konsep Momozen, interior dan eksterior yang dihadirkan ornamen bunga sakura yang berada dilangit-langit resto setinggi 6 meter, lampu gantung yang dibuat khusus momozen dengan tampilan menyerupai bamboo, memajang tiga kimono dengan warna ungu, merah, dan hijau yang diimpor langsung dari Jepang dengan, dan meja saji menggunakan marmer hitam dan kursi dibalut kain merah abu-abu dan biru muda.

“Susana ekletik yang coba kami bangun disini tidak terlalu formal lebih casual dining. Kimono yang saya pajang ini adalah replika di Jepang sendiri kimono ini digunakan untuk pernikahan,” ujar Tora.

Tora menjelaskan, ide ini merupakan kreasi selebriti Chef Sho Naganuma yang memiliki sepak terjang hampir 20 tahun di dunia kuliner. Awal karir chef Sho jadi chef sushi di Kappou, Washington DC, AS melebarkan sayap ke restoran Hide Yamamoto Singapura, memiliki program TV di Asian Food Channel hingga jadi konsultan restoran di Jepang, Singapura dan Indonesia.

“Dengan pengalaman yang hampir 20 tahun, maka tak heran, jika berbagai masakan di sini, disajikan dengan jamur truffle, yang sering ditemui dalam hidangan Prancis,” tuturnya.

Jamur hitam bisa ditemukan dalam menu signature adalah “Truffle Donabe Gohan”. Hidangan ini merupakan nasi Jepang yang dimasak pada menit ketika menu ini dipesan.

Apalagi, nasi Jepang ini tidak dimasak menggunakan air biasa, melainkan dengan Dashi Jepang yang sudah mempunyai rasa yang kompleks. Penyajiannya pun masih terlihat tradisional, karena diletakkan dalam pot donabe Jepang.

Saat nasi dimasak sekitar 30 menit, Untuk menambah keistimewaannya, saat penyajiannya, tamu dapat bertatap muka dan beramah-tamah dengan Chef Sho selama proses pengirisan Truffle diatas Donabe Gohan berlangsung. Rasa hidangan ini cukup gurih dan ada aroma ‘pembakaran’ yang cukup kuat. Akan sangat nikmat saat dimakan dengan berbagai hidangan lainnya, bahkan acar sekalipun.

“Truffle Donabe Gohan bisa dikonsumsi oleh semua kalangan, baik vegetarian (tersedia versi vegetarian Truffle Donabe Gohan) maupun non vegetarian, dari kalangan anak anak sampai orang tua,” imbuh Tora.

Menu lain yang dapat dinikmati di restoran yang grand opening pada 12 September 2017 adalah Baby Chic Truffle Rice. Menu ini adalah nasi mentega dengan jamur truffle yang dimasukkan ke dalam daging ayam muda. Rasanya, asin, gurih dan smokey yang bercampur menjadi satu.

Hidangan lain yang dapat dipilih dan bercitarasa manis dan segar, cobalah Tomorokoshi Potage. Sup krim jagung dengan isian kembang kol dan bubuk nori, akan membuat Anda merasa ketagihan.

Hidangan unik lainnya adalah Yuba Frog. Seperti namanya, hidangan ini terbuat dari kaki katak, mayones hitam, puree bawang putih dan coulis bayam. Yuba Frog disajikan dalam bentuk gorengan bulat dengan kaki katak, setipis tusuk gigi, mencuat di atasnya. Rasanya sangat lembut dan mirip seperti ikan.

Menu lain yang dapat dicicipi adalah Hokkaido Hotate Carpaccio. Hidangan yang disajikan di piring panjang ini terdiri atas kerang, kiwi, kyuri, umami ponzu dan mango chilli. Tiramnya pun langsung diimpor dari Hokkaido, daerah di Jepang yang identik dengan seafood, terasa lezat tanpa ada rasa amis tersisa sedikit pun.

“Seluruh bahan yang kami gunakan kami impor langsung dari Jepang. Untuk dagingnya kami langsung datangkan dari Tiongkok, USA, dan masih banyak lagi,” ujar Tora.

Chef Sho Naganuma percaya bahwa makanan yang berkualitas tinggi harus dinikmati bersama minuman yang berkualitas juga. Berawal dari prinsip ini, dan menyesuaikan dengan perpaduan antara makanan Jepang dan Perancis, maka Momozen juga sudah menyiapkan berbagai pilihan minuman non alkohol dan minuman beralkohol seperti wine dan sake dengan harga yang terjangkau.

Untuk memenuhi kebutuhan korporasi dan acara social, Momozen menyediakan ruang vip yang berkapasitas enam orang. “Kami menyediakan ruang vip ini di peruntukan untuk para tamu korporasi melakukan small meeting atau tamu yang ingin mengadakan event ulang tahun,” tutup Tora.

Momozen
The Plaza lantai 46
Jln. M.H. Thamrin, Kav 28-30, Jakarta 10350
Jam beroperasi
Setiap hari pada makan siang, pukul 12.00 – 15.00 WIB
makan malam pukul 18.00 – 22.30 WIB.
Kisaran harga
Rp60.000- Rp500.000

About Pasha

Check Also

Koffienery-Opening-Photo 10

Koffienery Hadirkan Minuman Kopi Seduh dengan Sensasi Nitro

Di era milenial industri kuliner memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan, dimana ditandai dengan bertumbuhnya dan …

Leave a Reply