hitcounter
Monday , September 25 2017
Home / Berita Wisata / Menpar Arief Minta Lion Tambah Rute ke Bali dan Lombok
IMG-20170505-WA0034

Menpar Arief Minta Lion Tambah Rute ke Bali dan Lombok

Guna meningkatkan konektivitas angkutan udara dengan pariwisata, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, pada 4 Mei 2017 kemarin melakukan kunjungan kerja ke kantor maskapai penerbangan Lion Air.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mendorong Lion Air Group untuk membuka rute ke Tanjung Pandan Belitung yang sudah menjadi International Airport. Malindo tertarik untuk menerbanginya dari Subang Airport Kuala Lumpur. “Bandara Internasional Belitung sudah siap dioperasikan, silakan Lion Group masuk, dan membuka direct flight ke Negeri Laskar Pelangi,” tutur Arief.

Arief mengharapkan, Lion Air Group untuk membuka lebih banyak rute ke Bali dan Lombok dari Kuala Lumpur, serta “direct flight” dari India yang saat ini belum ada. “India sangat potensial, saat 2016 yang belum ada direct fligjt saja sudah ada 300.000 wisman dari India yang datang ke Indonesia per tahun. Potensi ini belum digarap,” ungkap Arief.

Kemenpar dan Lion Air Group akan bekerjasama dalam “media placement” untuk kota-kota asal wisman di India, China, dan Thailand yang diterbangi maskapai Lion Air Group.

“Kami melaporkan beberapa kemajuan, seperti jumlah penerbangan ke Manado dari China yang sekarang menjadi tiga kali sehari, mampu mengangkut 2.400 wisman,” kata Rusdi Kirana, Owner Lion Air Group.

Rusdi mengungkapkan, masih terdapat beberapa kendala, seperti jumlah hotel di Manado yang tidak mencukupi, sehingga peningkatan kapasitas penerbangan sulit dilakukan. “Jumlah 2.400 wisman merupakan jumlah maksimal, tidak cukup lagi kapasitas hotelnya,” terangnya.

Rusdi mengatakan,  agar perusahaan BUMN, seperti WIKA, membangun hotel dengan bantuan financing dari bank-bank BUMN. “Lion Air bersedia untuk memblok dan memastikan kamar-kamar hotel tersebut dibeli Lion Group, sehingga ketersediaan pelanggan hotel dapat terjamin,” imbuhnya.

Lion Air Group siap menerbangi Bandara Silangit Danau Toba ketika landasan sudah siap, diperkirakan bulan September 2017. Maskapai nya adalah Batik Air, salah satu maskapai group Lion yang full service.

Rusdi mengusulkan, agar ada panggung di Boulevard Manado yang menjadi tempat pertunjukan Budaya setiap hari dan juga ada pihak dari Kemenpar yang juga stand by di sana. Selain itu, menjadikan airport di Gorontalo Sulut sebagai “alternate station” bagi Manado. Itu artinya harus menggeser dari Makassar, yang jarak tempuh dan lokasinya lebih jauh. Ini sekaligus menghidupkan pariwisata di Gorontalo.

About Pasha

Check Also

Fatur

Dalami Budaya Tionghoa di The 1st Xiao International Culture Week

Hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh kebudayaan Tionghoa. Kebudayaan Tionghoa di Indonesia walau …

Leave a Reply