hitcounter
Sunday , February 18 2018
Home / Berita Wisata / Menjadikan Indonesia sebagai Destinasi Wisata Halal
destinasi wisata halal
Foto: AFP PHOTO/Peter PARKS

Menjadikan Indonesia sebagai Destinasi Wisata Halal

Sebagai negara dengan populasi penduduk pemeluk agama Islam terbesar di dunia, Indonesia merupakan destinasi wisata halal yang menarik untuk para wisatawan muslim dunia. Hal itu diperkuat dengan diraihnya tiga penghargaan sekaligus dalam perhelatan The World Halal Travel Summit & Exhibition 2015, Model The Fastest Growing Tourism Sector, yang digelar 19-21 Oktober 2015 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE).

“Penghargaan ini semakin memantapkan tekad Indonesia menjadikan wisata halal sebagai produk unggulan pariwisata Indonesia,” ujar Dadang Rizki Ratman, Deputi  Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata.

Tiga penghargaan tersebut adalah The World’s Best Halal Tourism Destination dan The World’s Best Halal Honeymoon Destination yang keduanya diraih oleh Lombok, dan Sofyan Hotel sebagai The World’s Best Family Friendly Hotel.

Dadang mengatakan, untuk mempertahankan penghargaan bergengsi tersebut, Indonesia akan kembali berpartisipasi dalam World Halal Travel Awards 2016 mendatang. Karena itu, sebagai persiapan akan diselenggarakan Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional 2016 yang akan berlangsung 13 Juni hingga 7 Agustus 2016.

“Penyelenggaraan Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional 2016 ini merupakan program kerja Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal. Dalam kompetisi ini ada 14 kategori yang akan diberikan penghargaan,” ujar Dadang.

Lanjut Dadang, wisata halal yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dunia mempunyai pasar yang besar, berkembang sangat pesat,  dan menjadi tren bisnis global.

“Tahun lalu, total market share wisata halal dunia mencapai US$200 miliar (belum termasuk fashion, makanan, dan industri jasa keuangan perbankan dan asuransi), sementara kemampuan Indonesia dalam merebut pasar tersebut baru sekitar 1,2 persen, masih jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga Malaysia dan Thailand yang masing-masing memperoleh 25 persen dan 24 persen devisa halal dunia,” ujar Dadang.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, Indonesia mempunyai peluang besar untuk merebut pasar wisata halal dunia. Untuk itu, Kementerian Pariwisata menargetkan 5 juta kedatangan wisman muslim atau naik dua kali lipat dibandingkan target tahun 2016 ini sebesar 2,5 juta wisman muslim. Selain itu, untuk menaikkan daya saing wisata halal Indonesia di tingkat global—yang saat ini berada di peringkat keempat menurut data Global Muslim Travel Index (GMTI)—ditargetkan menjadi peringkat satu pada 2019.

Pesona Lebaran 2016 Hadirkan Obyek Wisata Unggulan

About admin

Check Also

WhatsApp Image 2018-02-08 at 19.45.27

Sumbar Siap Majukan Pariwisata

Sumatera Barat (Sumbar) harus siap dengan komitmen untuk memajukan pariwisata. Karena Sumbar punya potensi alam …

Leave a Reply