hitcounter
Thursday , September 21 2017
Home / Berita Wisata / Lampung Selatan dan Pesisir Barat Siap Jadi KEK Pariwisata
Jumanto.com
Jumanto.com

Lampung Selatan dan Pesisir Barat Siap Jadi KEK Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mendorong setiap daerah untuk mengembangkan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. Sebelumnya sudah ada dua provinsi yang mengusulkan KEK, yaitu Jawa Barat berjumlah delapan KEK dan Jawa Timur mengusulkan tiga. Sekarang gilirian Provinsi Lampung yang didorong untuk menyediakan lahan yang nantinya akan dibangun KEK.

“Lokasinya di Lampung Selatan daerah Kalianda, namanya Krakatau Nirwana Resort. Tanahnya sudah confirm 352 hektar bahkan mau dikembangkan menajdi 800 h and  ektar. Makanya saya lebih confidence untuk yang itu dulu, yang sudah ada. Di Pesisir Barat juga rencanaya akan dibuat, tetapi pengusulannya harus tahun ini, kalau enggak lambat dengan birokrasi,” ucap Menteri Pariwisata Arief Yahya, saat ditemui seusai launching “Lampung Krakatau Festival 2017, belum lama ini.

Arief menjelaskan, jika ingin menjadi destinasi kelas dunia, faktor amenitas, aksestabilitas dan atraksi (3A) di Lampung perlu diperhatikan. atraksi yang ada di Lampung, destinasinya sduah kelas dunia, pantainya dipakai untuk lomba surfing internasional. Gunung Krakatau namanya sudah mendunia dengan letusannya. Tetapi akses dan infrastruktur di Lampung masih kurang.

“Kalau ingin menjadi destinasi utama pariwisata kelas dunia, maka harus punya bandara internasional kelas dunia. Sebanyak 75 persen wisman datang melalui udara. Rencanaya Bandara Radin Inten II Branti Lampung tahun ini sudah siap  diresmikan menjadi bandara Internasional. Landasannya sudah 3.000 meter dan sudah bisa buat pemberangkatan haji,” ujar Arief Yahya.

Arief mengatakan, terkait KEK leletnya birokrasi menjadi permasalahan dalam pembangunan KEK. Mantan Dirut PT Telkom itu menjelaskan, jika investor mau masuk ke Indonesia itu amat sangat sulit dan tidak attractive. “Di Asean itu yang atraktif tahun-tahun sebelumnya itu Thailand sekarang investor darling nya adalah Vietnam,” ucapnya.

Target pemerintah, sekitar 100 titik atau lokasi di seluruh Tanah Air yang memiliki potensi pengembangan pariwisata baik dalam format kawasan ekonomi khusus, kawasan terpadu, atau kawasan strategis pariwisata hingga tahun 2019.

“Kebayang jika memikirkan 100 KEK terasa berat, tetapi kalau satu propinsi ada tiga itu akan mudah. Karena ini investasi jangka panjang, dengan ditetapkan (kawasan ekonomi khusus) harus mulai melakukan upaya komprehensif seperti mulai dari izin, penyediaan lahan, atau bekerja sama dengan pengembangan BUMD setempat. Kami siap mendukung pemerintah baik Pusat dan daerah harus aktif di komunitas,” katanya.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, menambahkan, pemrov juga siap menyediakan lahan untuk dijadikan KEK yaitu di Lampung Selatan dan Pesisir Barat. Pembangunan KEK di Lampung akan cepat terealisasi pasalnya, Pemprov Lampung memiliki tiga kebijakan pembangunan strategis salah satunya, membangun daerah pariwisata sebagai bagian dari destinasi unggulan pariwisata nasional.

“Pariwisata paling cepat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Letak demografis Lampung sangat menguntungkan. Pengembangan Bandara-Bandara di Lampung juga terus dilakukan untuk mendukung geliat pariwisata Lampung yang terus digulirkan,” ucap Ridho.

About Pasha

Check Also

Fatur

Dalami Budaya Tionghoa di The 1st Xiao International Culture Week

Hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh kebudayaan Tionghoa. Kebudayaan Tionghoa di Indonesia walau …

Leave a Reply