hitcounter
Saturday , June 24 2017
01-img_2172

Indonesia Raih 12 Penghargaan World Halal Tourism Awards (WHTA)

Dengan keberhasilan Indonesia meraih 12 penghargaan World Halal Tourism Awards (WHTA) 2016, semakin menguatkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata halal kelas dunia. Pencapaian itu mempermudah dalam mencapai target lima juta wisman muslim sekaligus meningkatkan indeks daya saing kepariwisataan GMTI (Global Muslim Travel Index).

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, mengatakan, walaupun saat ini Indonesia berada di ranking empat, namun 2019 target harus rangking satu. Keberhasilan ini berkat kerja Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) yang dalam dua tahun berturut-turut berhasil meraih penghargaan wisata halal internasional bergengsi tersebut.

“Bila pada WHTA 2015 untuk pertama kalinya ikut kita meraih tiga award, pada WHTA 2016 kita berhasil menyabet 12 award dari 16 kategori yang dilombakan. Kemenangan ini mendongkrak level 3 C; confidence atau rasa percaya diri internal, credible atau semakin dipercaya orang eksternal, dan calibration dalam mendekatkan pada standar global di antaranya ditetapkan dalam target Wisata halal 2019 mendatang,” kata Arief.

Arief mengungkapkan, Indonesia saat ini tengah mengejar ketertinggalannya dari negara kompetitor yakni: Malaysia, Thailand, dan Singapura yang tahun 2015 lalu meraih kunjungan wisman muslim masing-masing sebanyak 6,1 juta, 4,8 juta, dan 3,6 juta sedangkan Indonesia 2,2 juta wisman.

Menurut Arief, bukan akhir dari perjalanan menuju best halal, tetapi justru awal mula membangun ekosistem baru wisata halal yang akan memberikan kontribusi besar dalam pencapaian target 20 juta wisman pada 2019.
“Selamat buat para pemenang dan terima kasih banyak buat para voters Merah Putih yang kompak dan netizen kita yang punya spirit nasionalisme tinggi untuk menunjukan sebagai bangsa pemenang,” tuturnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan, menambahkan, para pemenang WHTA 2016 adalah sebagai pemenang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 yang diselenggarakan pertama kali oleh Kemenpar bersama TP3H pada April-Agustus 2016. Prestasi yang diraih di tahun 2016 ini harus dipertahankan dan jika perlu pada 2017 mendatang kita harus sapu bersih semua kategori.

“Target kita 5 juta Wisman muslim pada 2019 sehingga terbuka kemungkinan dapat mengalahkan Malaysia yang saat ini GMTI-nya di ranking satu serta mengalahkan Thailand dan Singapura,” imbuh Arief.

Ajang WHTA 2016 berlangsung di Abu Dhabi, UEA pada 24 Oktober 25 November 2016, sedangkan pengumuman dilansir melalui website resmi http://itwabudhabi.com.

Penghargaan yang diterima Indonesia antaralain, penghargaan World’s Best Airline for Halal Travellers (Garuda Indonesia), World’s Best Airport for Halal Travellers (Sultan Iskandar Muda Internasional Airport, Aceh), World’s Best Family Friendly Hotel (The Rhadana Kuta, Bali), World’s Most Luxurious Family Friendly Hotel (The Trans Luxury Bandung), World’s Best Halal Beach Resort (Novotel Lombok Resort and Villas); World’s BeSt Halal Tour Operator (ERO Tours Sumatera Barat), World’s Best Halal Travel Website (www.wonderfullomboksumbawa.com),World’s Best Halal Honeymoon Destination (Sembalun Valley Region, Nusa Tenggara Barat), World’s Best Hajj & Umrah Operator (ESQ Tours and Travel), World’s Best Halal Destination (Sumatera Barat), World’s Best Halal Culinary (Sumatera Barat) dan World’s Best Halal Cultural Destination (Aceh).

About Pasha

Check Also

IMG-20170614-WA0052

Kemenpar Resmikan Branding Baru 10 Destinasi Pariwisata

Guna menyelaraskan master-brand Wonderful Indonesia dengan sub-brand (branding destinasi), Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada hari Rabu, …

Leave a Reply