hitcounter
Sunday , December 17 2017
Home / Berita Wisata / Finalis Miss Earth Indonesia 2017 Kumpulkan Sampah di Bunderan HI
indonesianpageants.com
indonesianpageants.com

Finalis Miss Earth Indonesia 2017 Kumpulkan Sampah di Bunderan HI

Dalam dunia pariwisata, permasalahan sampah merupakan salah satu isyu utama. Mulai dari kota-kota besar, sampai daerah perkampungan di Indonesia masalah sampah masih menjadi masalah yamg perlu ditangani dengan serius.

Untuk itu, pada hari kedua karantina Miss Earth Indonesia 2017, 30 finalis diajak mengikuti agenda car free day di kawasan Bunderan HI. Jam 8 pagi 30 finalis berangkat dari tempat karantina menginap. Mereka langsung berpencar dan berbaur dengan masyarakat dengan memungut sampah yang berada di berbagai sudut kawasan Bunderan HI.

Kawasan Bunderan HI Minggu pagi seperti biasa banyak diisi kegiatan masyarakat dengan jalan santai, olahraga lari, senam sehat bersama, ada juga masyarakat umum yang berjualan makanan dan minuman. Disinilah peranan finalis Miss Earth Indonesia 2017 mengedukasi masyarakat untuk peduli dengan masalah sampah yang menganggu kesehatan dan keindahan lingkungan.

Sampah yang mereka kumpulkan dalam 2 jam mencapai 9 kantong plastik hitam besar. Tanpa merasa jijik, semua finalis memungut sampah langsung dari tangan mereka. Sampah tersebut dibagi berdasarkan kategorinya yaitu sampah organik yang mudah terurai seperti daun, kayu, kertas, kardus dan yang lainnya. Sedangkan yang kedua yaitu sampah non organik berupa plastik minuman kemasan, kantong plastik dan plastik wadah makanan.

Sampah non organik termasuk paling banyak yang finalis dapatkan, tersebar di berbagai sudut kawasan. Keindahan Bunderan HI tercoreng dengan ulah oknum masyakarat yang tidak sadar dan peduli dengan akibat membuang sampah tidak pada tempatnya. Mereka dengan sengaja membuang sampah di jalanan, selokan, tepian taman bunga dan ada juga yang meletakan dengan sengaja di portal pembatas jalan.

Seperti yang ditemui Alicia Beverly Weley finalis no. 26 asal Sulawesi Utara dan Putu Ayu Sita Laksmi finalis no. 27 asal Bali. “Masalah sampah itu adalah banjir dan sebagainya, janganlah menyalahkan pemerintah saja, tapi bagaimana dari diri kita sendiri bertanggung jawab atas masalah ini, Salah satu caranya dengan membuang sampah pada tempatnya”, jawab kedua finalis ini.

About Pasha

Check Also

Getty Images

Ini 36 Agenda Acara di Sumenep pada 2018

Guna menarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Pemerintah Sumenep meluncurkan Visit and Calendar of Event …

Leave a Reply