hitcounter
Tuesday , October 24 2017
Home / Berita Lifestyle / BeliMobilGue Tawarkan Kenyamanan Jual Mobil dalam 1 Jam
(Foto 6) Rolf Xander Monteiro & Alexander Alvin di acara Press Conference belimobilgue.co.id, Kamis (7_9) (1)

BeliMobilGue Tawarkan Kenyamanan Jual Mobil dalam 1 Jam

Berkembangnya e-commerce di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Hal itu ditandai dengan sudah banyak dirambah bisnis berbasis daring (online) salah satunya sektor otomotif. Pemain-pemain baru dari dalam dan luar negeri yang bergerak di bisnis jual-beli mobil secara online terus menyerbu Nusantara.

Salah satu pemain barunya adalah BeliMobilGue.co.id. E-commerse ini mengedepankan platform untuk menjual mobil dalam waktu satu jam. Konsep platform penjualan mobil yang diadopsi mengikuti dari Eropa. Kalau selama ini menjual atau beli mobil bisa dilihat lewat iklan baris media, belakangan platform penjualan media vis website pun bermunculan.

“Alasan melakukan ekspansi di Indonesia adalah karena jumlah penduduknya yang 264 juta jiwa, dengan pertumbuhan kelas menengah yang luar biasa pesat. Tak hanya itu, jumlah pengguna internet di Indonesia juga amat tinggi. Sebagai informasi, Google, saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu, menjelaskan jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini sekitar 100 juta orang. Jumlah tersebut diprediksi bertambah dua kali lipat pada 2020,” kata Rolf X. Monteiro, Founder and Chief Executive Officer BeliMobilGue.co.id.

Lanjut Rolf, mengikuti fenomena tersebut, tren jual-beli mobil secara online pun menjadi salah satu pilihan, meski memang masih berkontribusi amat kecil pada pasar otomotif secara keseluruhan. Dengan besarnya volume penjualan di pasar otomotif Indonesia, kesempatan ini tak ingin dilewatkan oleh para investor. BeliMobilGue pun datang dan memilih fokus di sektor jual-beli mobil bekas.

“Berdasarkan riset internal kami, pasar mobil bekas Indonesia pada 2016 bernilai 35 miliar dollar AS, dengan penjualan 380.000 unit per bulan secara nasional,” paparnya.

Website ini merupakan penghubung antara penjual dengan pembeli. Namun lebih ditujukan pada konsep C2B (Consumer to Bussines). Artinya, menghubungkan langsung konsumen dengan pedagang mobil ataupun konsumen fleet. Model bisnis seperti ini mengharuskan pengguna atau pemilik mobil untuk menghampiri titik inspeksi kendaraan setelah mendaftarkan mobilnya secara online, membuat mereka harus membangun banyak titik.

Alexander Alvin, Head Business BeliMobilGue.co.id mengungkapkan sampai akhir tahun ini atau awal 2018, pihaknya menargetkan memiliki 50 titik inspeksi. “Kami mau bikin cabang-cabang yang bukan bernuansa kayak bengkel, bukan seperti showroom jual-beli mobil, bukan tempat kecil yang mengintimidasi untuk jual mobil. Kami ingin buat tempat yang nyaman,” ujar dia.

Alexander menjelaskan, dalam melakukan inspeksi kendaraan membutuhkan waktu selama 30 menit di 300 titik mobil. Setelah itu akan dikeluarkan saran harga jual dan setelah disetujui kemudian menawarkannya ke partner-partner.
“Selama penawaran konsumen bisa menunggu sambil ngopi-ngopi dan setelah 30 menit tawaran harga tertinggi akan bisa dilihat konsumen di tablet yang mereka pegang. Tanpa kami intervensi,” paparnya.

BeliMobilGue punya lebih dari 600 badan usaha seperti diler mobil bekas, perusahaan rental, dan perusahaan transportasi yang menjadi partner. Adapun titik inspeksi mereka yang sudah berdiri berjumlah enam buah di Jakarta Selatan, Tangerang, dan Bekasi.

About Pasha

Check Also

Website Pendidikan

IGTKI Gelar Semiloka Nasional Untuk Matangkan Gelaran Porseni

Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) kembali menggelar Semiloka Nasional. Kegiatan berlangsung selama empat hari …

Leave a Reply