hitcounter
Friday , July 21 2017
Gambar 3

Amadeus memperluas investasi di Indonesia

Indonesia, negara terpadat keempat di dunia, meningkat hampir mencapai 90 juta penumpang pesawat dan angka ini akan terus meningkat hingga mencapai jumlah yang sama dengan pengguna smartphone pada tahun 2019.

Memiliki predikat sebagai tujuan wisata dengan sumber wisata alam yang sangat potensial, sudah seharusnya industri perjalanan (travel) Indonesia menyambut inovasi teknologi untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhannya.

Saat ini, Amadeus mengumumkan rencananya untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia, mengembangkan investasi dalam teknologi, sumber daya manusia dan tenaga ahli, untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan komunitas agen perjalanan tanah air.

Amadeus juga akan membuka kantornya di Jakarta dan juga secara langsung akan mengambil alih penjualan distribusi agen perjalanan dan kegiatan layanan pelanggan dari MF Permadi, kedua belah pihak akan terus berkolaborasi untuk melokalisasi teknologi di Indonesia.

Albert Pozo, President, Amadeus Asia Pasific mengatakan, negara terpadat keempat di dunia ini tengah berada pada puncak lonjakan teknologi, didorong oleh meningkatnya penetrasi seluler dan salah satu populasi termuda di Asia. Kalangan menengah negara ini sangat mengerti teknologi, dan industri perjalanan lokal pun perlu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan ini.

“Amadeus telah menikmati kesuksesan yang cukup besar di Indonesia melalui kemitraannya dengan MF Permadi, tapi kami tidak berniat untuk berhenti di sini. Kami sangat berantusias untuk berinvestasi di pasar yang sangat penting ini, dengan berfokus pada membentuk masa depan industri perjalanan,” ujarnya

MF Permadi menjelaskan, pihaknya telah menikmati kemitraan yang kuat bersama Amadeus selama 13 tahun terakhir, dan sangat berantusias untuk melanjutkan kerjasama teknologi ini untuk tahun-tahun yang akan datang. Indonesia menyambut teknologi perjalanan dengan sangat luar biasa, dan peluang-peluang yang ditawarkan sebagai anggota regional AEC pun tidak ada habisnya.

“Dengan dibukanya investasi asing oleh pemerintah Indonesia, kami sangat senang melihat pemimpin global seperti Amadeus ikut berkontribusi dalam menghadirkan inovasi, skala dan jangkauan terhadap industri perjalanan, sementara pemain-pemain lokal seperti kami menyediakan wawasan-wawasan lokal yang tak ternilai harganya,” tambahnya.

Amadeus tidak hanya akan memberikan teknologi perjalanan terkemukanya kepada Indonesia, melainkan juga memberikan jangkauan distribusi global bagi perkembangan industri perjalanan lokal. Lebih dari 700 maskapai penerbangan di seluruh dunia mendistribusikan konten-konten penerbangannya melalui sistem Amadeus, yang memproses lebih dari 595,3 juta pemesanan tiket pada tahun 2016.

Selain itu, lebih dari 130 maskapai penerbangan utama dunia, termasuk sebagian besar maskapai penerbangan utama Asia, menggunakan Amadeus “Altéa Passenger Service System”. Ini memberikan keuntungan yang tak tertandingi bagi agen-agen perjalanan yang menggunakan Amadeus. Ketika satu agen perjalanan Amadeus melakukan pemesanan dengan maskapai pengguna Altéa, kedua agen perjalanan dan maskapai penerbangan tersebut memiliki nomor reservasi (PNR) yang sama dan informasi didalam reservasi yang sama juga.

About Pasha

Check Also

Wikipedia

Investor China Lirik Rel Kereta Api Medan-Danau Toba

Setelah investor Singapura yang berhasrat menanamkan modal di Danau Toba, kini investor dari Tiongkok yang …

Leave a Reply