hitcounter
Thursday , July 27 2017
barang koleksi

7 Barang Koleksi yang Jadi Incaran Wisatawan Saat Pelesir

Demi barang koleksi, seorang kolektor rela merogoh kocek besar hingga menjebol tabungan. Bahkan, ada pula yang sampai terbang ke luar negeri hanya untuk membeli barang koleksi idaman dan termasuk dalam kategori limited edition. Tas, sepatu, hingga action figure adalah beberapa barang yang umumnya jadi incaran wisatawan saat mereka berpelesir ke suatu negara. Berikut adalah 7 jenis barang koleksi yang umumnya diincar wisatawan di suatu negara.

1. Tas

Barang koleksi satu ini bukan hanya jadi incaran para wanita ketika berpelesir ke suatu negara, melainkan juga diburu oleh kaum pria. Motif dan bentuk tas yang unik mampu menggoda kolektor tas untuk membelinya. Apalagi desain tas selalu berinovasi setiap tahun, bahkan bulan. Maka itu, tak jarang kolektor rela terbang ke daerah atau negara lain demi membeli tas berlabel limited edition.

Salah satu public figure yang gemar mengoleksi tas adalah Nagita Slavina. Penelusuran selebupadate, Nagita mengoleksi tas bermerek Hermes seharga ratusan juta rupiah. Beberapa koleksinya antara lain Hermes Gold Togo Kelly (Rp252 juta), Hermes Kelly Sellier (Rp306 juta), Hermes Constance 18 Rose (Rp185 juta), dan Hermes Swift Mini Constance Orange H (Rp174 juta).

2. Sepatu

Produk fashion sepertinya layak jadi barang koleksi. Selain tas, sepatu juga jadi incaran wisatawan ketika sedang pelesir. Sepatu juga sering mengeluarkan produk limited edition dan hanya dijual di beberapa negara saja sehingga membuat sang kolektor harus terbang ke negara tersebut hanya untuk mendapatkannya. Bagi kaum wanita, memiliki puluhan hingga ratusan sepatu adalah hal lazim. Dari yang bernilai ratusan juta dan produksi brand besar hingga non brand. Salah satu public figure yang gemar mengoleksi sepatu adalah presenter Ayu Dewi, beberapa koleksinya antara lain Sophia Webster (Rp7,1 juta), Chiarra Ferragni Ungu (Rp10,5 juta), GIVENCHY (Rp13,7 juta), Sneaker FENDI (Rp15,6 juta), dan GUCCI (Rp24 juta).

3. Uang kuno

Selain berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah, uang juga menjadi barang koleksi. Pada tahun tertentu, jumlah uang yang dicetak hanya dalam batasan tertentu. Hal ini yang membuat beberapa kolektor memilih untuk mengoleksi dan berinvestasi di uang kuno. Salah seorang kolektor uang kuno yang telah menjelajahi seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke demi mengumpulkan edisi uang kuno adalah Mayor Sabaruddin Barus.

Beberapa koleksi Mayor Sabaruddin Barus antara lain uang cetakan Gubernur Provinsi Sumatera tahun 1947-1949 yang pernah ditawar Rp100 juta dan tidak dilepas olehnya, dan 300 lembar uang kertas lainnya yang masing-masing seharga Rp5.000 hingga Rp50 juta.

4. Barang antik

Mencari barang antik hingga mengelilingi dunia rasanya sah-sah saja bagi para kolektor. Untuk memenuhi daftar koleksinya, para kolektor barang antik rela singgah dari satu negara ke negara lain demi memuaskan keinginannya. Barang antik yang umumnya jadi incaran adalah peninggalan sejarah dari kerajaan atau di zaman tertentu, seperti lemari, cawan, hingga senjata.

Salah satu penggila barang antik ialah Andrew Andi Widjaya, seorang kolektor asal Malang yang memiliki rumah berukuran 1.000 meter persegi dipenuhi barang antik. Beberapa koleksinya antara lain dua gentong peninggalan Tiongkok tahun 1368, tongkat komando Presiden Soekarno, serta barang antik peninggalan Sultan Pakubuwono IX dan X. Secara total, terdapat sekitar 5.000 barang antik kuno dan 400 pusaka berupa keris, tombak, serta pedang.

5. Jam tangan

Aksesori satu ini diminati oleh kaum pria dan wanita untuk melengkapi penampilan. Meskipun beberapa produsen seperti Rolex dan Fossil memasarkan jam tangan dengan nilai jual yang tinggi, hal tersebut tidak menyurutkan niat para pengguna untuk mengoleksi seri yang dijual terbatas. Raffi Ahmad merupakan salah satu kolektor jam tangan. Bahkan, ia memiliki jam tangan berlapis berlian seharga Rp2 miliar. Beberapa koleksinya antara lain Franck Muller (Rp178 juta), Jaquet Droz (Rp240 juta), dan deLaCour (Rp216 juta)

6. Tanda tangan

Mendapatkan tanda tangan dari seorang artis idola bisa jadi mudah untuk diburu. Namun, beda cerita jika tanda tangan yang dikumpulkan berjumlah ratusan. Dan saking mengagumi, ada pula yang rela mencari tanda tangan idolanya saat berwisata. Salah satu kolektor tanda tangan adalah Andi Setiadi. Beberapa koleksi Andi antara lain tanda tangan Tony Blair, Dalai Lama, Hillary Clinton, Presiden RI Ke-3 B.J Habibie, dan masih banyak lagi.

7. Mainan

Barang satu ini bukan hanya menjadi koleksi anak-anak saja. Faktanya, koleksi mainan justru aktif dilakukan oleh kalangan dewasa yang notabene berada di usia produktif. Selain sebagai pajangan, mainan berfungsi sebagai investasi juga. Kolektor mainan ternama di Indonesia salah satunya adalah Robby Hamdani. Ia bahkan memiliki ruangan khusus di rumah untuk menyimpan koleksi action figure dari berbagai ukuran.

Beberapa koleksinya seperti pesawat Millenium Falcon berdiameter 60 cm. Robby pernah merogoh kantong sebanyak US$680 (Rp8,5 juta) untuk memasukkan DeLorean Marty McFly ke dalam ‘museum’ kecilnya.

Itulah berbagai barang koleksi yang paling banyak diburu. Untuk kamu yang suka mengoleksi Toys & Games, kamu bisa bertemu dan berkumpul dengan para komunitas di acara Colony Collection Market: Toys & Games yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center pada tanggal 3-4 Desember 2016. Di acara tahunan yang diselenggarakan oleh Colony ini, kamu juga bisa berburu barang-barang koleksi mainan seperti Action Figure, Die Cast, LEGO dan masih banyak lagi. Selain itu, kamu juga dapat bertemu dengan tokoh-tokoh ikonik di dunia toys & games, mengikuti berbagai kegiatan seru seperti kompetisi cosplay, rare item auction, games virtual reality, dan juga mencoba motion sensor yang sedang hits.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website Colony Collection Market atau hubungi cs@colony.co.id.

Sumber: Colony.co.id

About admin

Check Also

iring

Barang Koleksi dari Lord of the Rings

Lord of the Rings adalah film yang diadaptasi dari novel karya J.R.R Tolkien. Film yang …

Leave a Reply